ALVISA, ANNISA WIDYA (2025) IMPLIKASI HUKUM AKTA WASIAT WARGA NEGARA ASING TERHADAP OBJEK HAK ATAS TANAH BERDASARKAN PERJANJIAN KERJASAMA = LEGAL IMPLICATIONS OF FOREIGN NATIONALS WILLS ON LAND RIGHTS OBJECTS BASED ON COOPERATION AGREEMENTS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
B022212031-p3einKET6sZrU9to-20250820180749.jpg
Download (404kB) | Preview
B022212031-1-2.pdf
Download (174kB)
B022212031-dp.pdf
Download (67kB)
B022212031-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 August 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
ANNISA WIDYA ALVISA (B022212031). IMPLIKASI HUKUM AKTA WASIAT WARGA NEGARA ASING TERHADAP HAK ATAS TANAH BERDASARKAN PERJANJIAN KERJASAMA. Dibimbing oleh Aidir Amin Daud sebagai Pembimbing. Latar Belakang: Penelitian ini mengkaji implikasi hukum akta wasiat warga negara asing terhadap objek hak atas tanah berdasarkan perjanjian kerja sama, khususnya yang melibatkan klausul pinjam nama, suatu praktik yang berpotensi melanggar hukum tanah nasional. Permasalahan ini muncul dari kasus di Lombok di mana warga negara asing menggunakan perjanjian pinjam nama untuk hak guna bangunan dan mewasiatkan tanah tersebut, yang bertentangan dengan ketentuan hukum agraria di Indonesia. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan perjanjian pinjam nama dikaitkan dengan syarat sah perjanjian dan implikasi hukum akta wasiat notaris terhadap objek yang bukan atas nama pemberi wasiat dalam kaitannya dengan hukum tanah nasional. Metode: penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, serta studi kepustakaan untuk pengumpulan data. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perjanjian kerja sama dengan klausul pinjam nama adalah tidak sah dan batal demi hukum karena bertentangan dengan syarat sebab yang halal, mengindikasikan penyelundupan hukum. Namun, berdasarkan asas pacta sunt servanda, perjanjian tetap mengikat selama diakui para pihak dan belum ada putusan pengadilan yang membatalkan; (2) akta wasiat yang objeknya didasarkan pada perjanjian pinjam nama juga batal demi hukum, berpotensi menimbulkan sengketa. Notaris seharusnya memberikan penyuluhan hukum kepada warga negara asing mengenai kepemilikan tanah di Indonesia. Kesimpulan: Perjanjian kerja sama yang mengandung klausul pinjam nama adalah tidak sah dan batal demi hukum karena bertentangan dengan syarat sebab yang halal, dan akta wasiat yang dibuat oleh warga negara asing di hadapan notaris, di mana objeknya bukanlah milik pewasiat secara legal (yuridis) melainkan diperoleh melalui perjanjian pinjam nama, juga menjadikan akta wasiat tersebut batal demi hukum.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Akta wasiat, hak atas tanah, implikasi hukum, perjanjian pinjam nama, warga negara asing. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Kenotariatan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 28 Nov 2025 06:27 |
| Last Modified: | 28 Nov 2025 06:27 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51062 |
