Pengukuran Laju Infiltrasi pada Berbagai Jenis Tutupan Lahan di Daerah Aliran Sungai Paremang = Measurement of Infiltration Rates in Various Types of Land Cover in the Paremang Watershed


PUTRI, ILUH (2025) Pengukuran Laju Infiltrasi pada Berbagai Jenis Tutupan Lahan di Daerah Aliran Sungai Paremang = Measurement of Infiltration Rates in Various Types of Land Cover in the Paremang Watershed. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of M011211043-OUAuTaxrP3zb5yZS-20250613153249.jpg]
Preview
Image
M011211043-OUAuTaxrP3zb5yZS-20250613153249.jpg

Download (376kB) | Preview
[thumbnail of M011211043-1-2.pdf] Text
M011211043-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of M011211043-dp.pdf] Text
M011211043-dp.pdf

Download (171kB)
[thumbnail of M011211043-fulll.pdf] Text
M011211043-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 November 2027.

Download (6MB)

Abstract (Abstrak)

Laju infiltrasi pada lahan yang bervegetasi berbeda dengan laju infiltrasi pada lahan yang tidak bervegetasi. Kondisi yang berbeda tersebut disebabkan oleh vegetasi penutup tanah dan sifat-sifat tanahnya. Oleh karena itu, dengan perbedaan tersebut maka kemampuan tanah dalam menyerap air (infiltrasi) berbeda. Luas hutan yang semakin berkurang membuat tutupan vegetasi kehilangan fungsinya sebagai penyerap air ketika hujan. Hal ini dapat berpotensi menyebabkan erosi bahkan bencana tanah longsor dan banjir di DAS Paremang Kabupaten Luwu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan laju infiltrasi pada berbagai jenis tutupan lahan dan menganalisis hubungan vegetasi dengan laju infiltrasi di DAS Paremang. Penelitian ini dibagi menjadi beberapa tahap, yakni: 1) pengamatan dan pengukuran proyeksi tajuk vegetasi; 2) pengukuran laju infiltrasi dengan alat double ring infiltrometer serta pengambilan sampel tanah untuk analisis sifat fisik kimia tanah meliputi tekstur, permeabilitas, porositas, dan kandungan bahan organik; dan 3) analisis data. Laju infiltrasi di setiap tutupan lahan yaitu 25,83 cm/jam kategori sangat cepat pada hutan lahan kering sekunder, 5,91 cm/jam kategori sedang pada savana, 5,59 cm/jam kategori sedang pada permukiman, 1,98 cm/jam kategori agak lambat pada sawah, 19,47 cm/jam kategori cepat pada pertanian lahan kering campur semak, 6,21 cm/jam kategori sedang pada pertanian lahan kering, 19,26 cm/jam kategori cepat pada semak belukar, 26,65 cm/jam kategori sangat cepat pada hutan tanaman, 12,45 cm/jam kategori agak cepat pada perkebunan, dan 0,45 cm/jam kategori lambat pada lahan terbuka. Keberadaan vegetasi maupun sifat fisik kimia tanah memiliki pengaruh yang positif terhadap laju infiltrasi di DAS Paremang. Lahan bervegetasi memiliki laju infiltrasi yang tinggi, sedangkan lahan tidak bervegetasi memiliki laju infiltrasi yang rendah. Vegetasi berperan penting dalam peningkatan air tanah, di mana akar-akar tanaman berpengaruh terhadap proses penyerapan dan pergerakan air ke dalam tanah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 28 Nov 2025 00:49
Last Modified: 28 Nov 2025 00:49
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51042

Actions (login required)

View Item
View Item