Analisis Tingkat Kerawanan Banjir Menggunakan Metode Regresi Logistik di Daerah Aliran Sungai Segeri = Flood Susceptibility Analysis Using Logistic Regression Method in the Segeri Watershed


ASIES, MUDJAHIDAH ASMI (2025) Analisis Tingkat Kerawanan Banjir Menggunakan Metode Regresi Logistik di Daerah Aliran Sungai Segeri = Flood Susceptibility Analysis Using Logistic Regression Method in the Segeri Watershed. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
M011211028-d48jUXP10iK2VrsN-20250703133835.jpeg

Download (366kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
M011211028-1-2.pdf

Download (503kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
M011211028-DP.pdf

Download (198kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
M011211028-FULLLL.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 June 2027.

Download (8MB)

Abstract (Abstrak)

Banjir merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia, termasuk di Daerah Aliran Sungai (DAS) Segeri yang mencakup Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dan Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, diperlukan analisis spasial menggunakan model regresi logistik untuk memprediksi probabilitas kejadian banjir berdasarkan beberapa variabel penyebab banjir. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kejadian banjir tahun 2019 – 2024, mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya banjir dan membuat peta tingkat kerawanan banjir di DAS Segeri. Penelitian dilakukan dalam tiga tahapan yaitu persiapan data penelitian, analisis data serta validasi dan hasil kerawanan banjir. Data kejadian banjir diperoleh dari analisis citra Sentinel-1 SAR. Delapan faktor penyebab banjir dianalisis yaitu curah hujan, jarak dari sungai, kerapatan sungai, kemiringan lereng, ketinggian, jenis tanah, litologi, dan penutupan lahan. Metode Frekuensi Rasio digunakan untuk mengukur kontribusi masing-masing faktor terhadap kejadian banjir, Regresi Logistik digunakan untuk membangun model prediksi tingkat kerawanan banjir. Hasil sebaran banjir terbesar terjadi pada tahun 2024 (3.705,82 ha). Faktor paling berpengaruh terhadap terjadinya banjir berdasarkan nilai frekuensi rasio adalah penutupan lahan berupa sawah (3,16). Pemodelan diklasifikasikan ke dalam lima kelas kerawanan banjir, dengan kelas sangat tinggi seluas 2.774,1 ha. Total luasan banjir selama 2019 – 2024 adalah 9.846,39 ha, dengan sawah sebagai penutupan lahan dominan pada area rawan banjir. Indeks kerawanan banjir diklasifikasikan ke dalam 5 kelas kerawanan banjir yaitu kelas sangat rendah, kelas rendah, kelas sedang, kelas tinggi, dan kelas sangat tinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: banjir; regresi logistik; DAS Segeri; kerawanan; sentinel-1 SAR
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 28 Nov 2025 00:07
Last Modified: 28 Nov 2025 00:07
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51038

Actions (login required)

View Item
View Item