PUSPITASARI, ARINI (2025) Serapan Tenaga Kerja dan Pendapatan Pada Pemanenan Aren dan Padi Sawah di KTH Karya Baru Desa Bonto Manurung Kabupaten Maros = Labor Absorption and Income in the Harvesting of Sugar Palm and Paddy Fields in the KTH Karya Baru, Bonto Manurung Village, Maros Regency. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
M011211016-Es6vyhnYruRBgASx-20250625130227.png
Download (305kB) | Preview
M011211016-1-2.pdf
Download (242kB)
M011211016-dp.pdf
Download (170kB)
M011211016-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 June 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Penyerapan tenaga kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat pedesaan merupakan isu penting dalam pembangunan sektor kehutanan dan pertanian. Komoditas aren (Arenga pinnata) dan padi sawah (Oryza sativa) merupakan dua sektor unggulan yang berperan dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan petani. Namun, belum banyak kajian yang membandingkan secara langsung antara serapan tenaga kerja dan pendapatan dari kedua komoditas tersebut. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat serapan tenaga kerja dan pendapatan antara kegiatan pemanenan aren dan pemanenan padi sawah, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan tersebut. Penelitian dilakukan secara kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data primer dari 11 responden yang aktif dalam kedua aktivitas, yaitu penyadapan aren dan pemanenan padi, di KTH Karya Baru, Desa Bonto Manurung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan instrumen kuesioner, dan analisis data menggunakan satuan Hari Orang Kerja (HOK) serta perhitungan biaya dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serapan tenaga kerja pada pemanenan aren mencapai 420 HOK/tahun, jauh lebih tinggi dibandingkan pemanenan padi yang hanya sebesar 167 HOK/tahun. Pendapatan penyadap aren rata-rata sebesar Rp 17.674.436 per tahun, juga lebih tinggi dibandingkan pendapatan petani padi sawah sebesar Rp 4.357.818 per tahun. Perbedaan ini dipengaruhi oleh pola produksi, jumlah pohon produktif atau luas lahan, harga jual produk, biaya produksi, dan ketersediaan tenaga kerja. Pemanenan aren terbukti lebih unggul dalam menyerap tenaga kerja dan menghasilkan pendapatan dibandingkan dengan pemanenan padi sawah. Dengan demikian, pengembangan usaha penyadapan aren dapat menjadi strategi alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di sekitar kawasan hutan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyerapan tenaga kerja, pendapatan, Pemanenan, aren, padi sawah, KTH Karya Baru |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 27 Nov 2025 23:58 |
| Last Modified: | 27 Nov 2025 23:58 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51034 |
