HUSWATUN NISA, NUSAIBA (2025) Hubungan Perubahan Tutupan Lahan Dengan Suhu Permukaan Lahan di Daerah Aliran Sungai Bila = The Relationship between Land Cover Change and Land Surface Temperature in Bila River Watershed. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
M011211005-8xvn1f7OGwkpAeXu-20250624171257.jpg
Download (359kB) | Preview
M011211005-1-2.pdf
Download (254kB)
M011211005-dp.pdf
Download (71kB)
M011211005-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 June 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Tutupan lahan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perubahan suhu permukaan Perubahan tutupan lahan umumnya terjadi ketika adanya alih fungsi lahan bervegetasi menjadi bangunan. Berkurangnya area bervegetasi serta meningkatnya kerapatan bangunan pada suatu wilayah menyebabkan timbulnya permasalahan seperti adanya perubahan suhu permukaan lahan. Menurut Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor SK. 328/Menhut-II/2009, DAS Bila termasuk dalam kategori DAS kritis, yang berarti ada permalasahan di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tutupan lahan dan suhu permukaan lahan di DAS Bila pada tahun 2014, 2019, dan 2024 serta mengetahui hubugan perubahan tutupan lahan dengan suhu permukaan lahan di DAS Bila pada tahun 2014, 2019, dan 2024. Penelitian ini memanfaatkan citra landsat 8 tahun 2014, 2019 dan 2024. Analisis suhu pemukaan lahan memanfaatkan band 10 pada citra landsat 8. Analisis tutupan lahan dilakukan dengan metode digitasi on screen pada software Arc. Map. Korelasi tutupan lahan dan suhu permukaan lahan menggunakan metode analisis regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan luas hutan lahan kering primer dari 57.115,98 ha pada tahun 2014 menjadi 51.943,38 ha pada tahun 2024Suhu permukaan di area permukiman juga meningkat secara signifikan, dari 22,05°C pada tahun 2014 menjadi 26,77°C pada tahun 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa tutupan lahan hutan lahan kering sekunder berkorelasi negatif dengan suhu permukaan, dengan koefisien determinasi (R²) mencapai 0,96, menandakan hubungan yang sangat kuat. Tutupan lahan yang bervegetasi rapat dan sehat memiliki suhu permukaan yang lebih rendah, yang menunjukkan kemampuan vegetasi dalam memberikan efek pendinginan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tutupan Lahan, Suhu Permukaan, DAS Bila, Penginderaan Jauh |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 27 Nov 2025 23:50 |
| Last Modified: | 27 Nov 2025 23:50 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51031 |
