Analisis Pertanggungjawaban Hukum Reklamasi dan Pascatambang Marmer Di Kelurahan Leang-Leang, Kabupaten Maros = Analysis of Legal Liability for Marble Reclamation and Post-mining in Leang-Leang Village, Maros Regency


KIRANA, DEWAN (2025) Analisis Pertanggungjawaban Hukum Reklamasi dan Pascatambang Marmer Di Kelurahan Leang-Leang, Kabupaten Maros = Analysis of Legal Liability for Marble Reclamation and Post-mining in Leang-Leang Village, Maros Regency. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Sampul]
Preview
Image (Sampul)
M011181393-emAkKoNHsg28hBEQ-20250608205041.png

Download (119kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
M011181393-1-2.pdf

Download (471kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
M011181393-dp.pdf

Download (172kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
M011181393-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 May 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Indonesia merupakan negara dengan banyak izin operasi perusahaan pertambangan dari berbagai jenis pertambangan mineral maupun batubara. Dalam kegiatan pertambangan, hal yang tidak boleh dilupakan adalah kegiatan reklamasi dan pascatambang. Metode. Metode penelitian hukum normatif atau doktrinal dengan fokus utamanya menganalisis peraturan-peraturan perundang-undangan terkait kewajiban hukum reklamasi dan pascatambang bagi perusahaan pertambangan. Hasil. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ketiga perusahaan tambang yang beroperasi di Kelurahan Leang-Leang tidak terlihat adanya kegiatan reklamasi dan pascatambang sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 tahun 2014 tentang Pelaksanaan Reklamasi dan Pascatambang Pada kegiatan Usaha Pertambangan, dan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2010 Tentang Reklamasi dan Pascatambang. Kesimpulan. Ketiga perusahaan tersebut yaitu, PT. Makassar Indah Nusa Lestari, PT. Indolokal Prima Jaya, dan PT. Harapan Cahaya Makmur yang masing-masih status IUP nya sudah berakhir dan Ketiga perusahaan tersebut meninggalkan kolam galian bekas operasi produksi marmer yang seharusnya telah ada upaya reklamasi ataupun pascatambang yang dilakukan sebagaimana yang telah diatur dalam undang-undang.keh

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: mineral; batu bara; tambang; undang-undang; produksi; galian
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 27 Nov 2025 07:21
Last Modified: 27 Nov 2025 07:21
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51014

Actions (login required)

View Item
View Item