Optimalisasi Proses Degumming pada Crude Palm Oil (Elais Guinensiss) menggunakan asam sitrat dan asam fosfat = OPTIMIZATION OF DEGUMMING PROCESS ON CRUDE PALM OIL (Elaeis Guineensis) USING CITRIC ACID AND PHOSPHORIC ACID


NAULIA, MAURA RAHMAH TAHTA (2025) Optimalisasi Proses Degumming pada Crude Palm Oil (Elais Guinensiss) menggunakan asam sitrat dan asam fosfat = OPTIMIZATION OF DEGUMMING PROCESS ON CRUDE PALM OIL (Elaeis Guineensis) USING CITRIC ACID AND PHOSPHORIC ACID. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
G031201021-v4AneHMlJY8qILUi-20250630135042.jpeg

Download (46kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
G031201021-1-2.pdf

Download (314kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
G031201021-dp.pdf

Download (190kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
G031201021-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 March 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang: Minyak kelapa sawit kaya akan kandungan trigliserida dan sejumlah fosfolipid yang dapat mengakibatkan ketengikan namun dapat dihilangkan pada proses pemurnian. Proses pemurnian pada tahap awal juga disebut Degumming. Proses degumming dapat dilakukan dengan senyawa asam seperti asam fosfat dan asam sitrat. Dekomposisi senyawa fosfolipid yang dilakukan dengan menggunakan asam dan suhu yang relatif tinggi dengan konsumsi energi dan biaya yang murah. Tujuan dari Penelitian ini yaitu untuk untuk Mengetahui Kualitas Minyak Sawit Merah setelah proses degumming , mengetahui Pengaruh Penggunaan Asam Sitrat dan Asam Fosfat serta Pengaruh Penambahan Konsentrasi Asam terhadap Kualitas Minyak Kelapa Sawit Merahsetelah proses degumming . Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu degumming Asam dengan variasi jenis asam yaitu Asam Sitrat dan Asam Fosfat dan dengan variasi Konsentrasi Asam yaitu 0,3%, 0,6%, 0,9%, dan 1,2% yang dilanjutkan dengan analisis warna, kadar air, asam lemak bebas, bilangan iod, bilangan peroksida, dan kadar beta karoten. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu proses degumming pada minyak mampu mempertahankan kualitas minyak dari segi bilangan iod, bilangan peroksida, asam lemak bebas, warna dan kadar beta karoten. Namun, degumming mampu meningkatkan kadar air pada minyak dikarena proses pencucian selama proses degumming . Kesimpulan yang diperoleh pada penelitian ini yaitu degumming mampu menjaga kualitas Minyak Kelapa Sawit Merah yang dihasilkan yang ditandai dengan sifat fisik dan kimia minyak yang stabil.Proses degumming dengan penambahan asam fosfat menghasilkan kualitas terbaik pada parameter asam lemak bebas, kadar air, bilangan peroksida, dan bilangan iod. Sedangkan pada perlakuan asam sitrat menghasilkan kualitas terbaik pada parameter kadar beta karoten . Proses degumming dengan Konsentrasi Asam 0,3% tidak mampu menghasilkan kualitas yang berbeda jika dibandingkan dengan sampel kontrol pada sejumlah parameter. Konsentrasi Asam 0,6% menghasilkan kualitas parameter terbaik pada parameter kadar beta karoten dan asam lemak bebas. Konsentrasi asam 0,9% terbaik pada parameter bilangan iod. Konsentrasi asam 1,2% terbaik pada parameter bilangan peroksida.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Minyak Kelapa Sawit, Degumming , Asam Sitrat, Asam Fosfat
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Ilmu dan Teknologi Pangan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 27 Nov 2025 02:22
Last Modified: 27 Nov 2025 02:22
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50994

Actions (login required)

View Item
View Item