SYAMSINAR, SYAMSINAR (2025) Evaluasi Mutan Tanaman Krisan (Chrysanthemum morifolium) Hasil Poliploidisasi Kolkisin pada Berbagai Konsentrasi Benzyl Amino Purine (BAP) Secara In-Vitro = Evaluation of Chrysanthemum Plant Mutants (Chrysanthemum morifolium) Resulting from Colchicine Polyploidization at Various Concentrations of Benzyl Amino Purine (BAP) In-Vitro. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G011211168-bvWNGJmsTjK6E0ae-20250627215052.jpg
Download (330kB) | Preview
G011211168-1-2.pdf
Download (450kB)
G011211168-dp.pdf
Download (308kB)
G011211168-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 June 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Standar kualitas tanaman krisan ekspor menjadi salah satu perhatian yang sering dilakukan beberapa tahun terakhir. Peningkatan kualitas dapat dilakukan dengan pemuliaan tanaman berupa induksi mutasi in vitro. Perbanyakan mutan yang dilakukan menggunakan penambahan ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) dalam golongan sitokinin yaitu BAP (Benzyl Amino Purine). Tujuan. Penelitian untuk mendapatkan konsentrasi BAP yang sesuai serta menganalisis dan mendapatkan pertumbuhan terbaik pada mutan tanaman krisan. Metode. Pelaksanaan penelitian di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman, Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin. Penelitian dijalankan dari Oktober hingga Januari 2025. Rancangan menggunakan petak terpisah dengan petak utama adalah konsentrasi BAP dan anak petak adalah mutan krisan yang terdiri dari varietas Pinka Pinky, Lolipop, dan Maruta. Analisis dilakukan dengan sidik ragam dilanjutkan dengan uji lanjut BNT0.05 serta analisis poliploidi menggunakan alat flow cytometry dan heritabilitas. Hasil. Konsentrasi BAP terbaik terdapat pada 0,5 ppm dengan mutan ketiga varietas Pinka Pinky diparameter waktu (bertunas, berakar dan membentuk planlet) tinggi planlet dan jumlah ruas serta pada mutan enam varietas lolipop pada karakter jumlah daun. Konsentrasi BAP 1 ppm mutan tujuh maruta baik terhadap peningkatan jumlah tunas dan mutan delapan baik pada jumlah akar. Terjadi Penurunan poliploidi pada semua mutan yang di amati. Nilai heritabilitas tinggi pada semua karakter. Kesimpulan. Konsentrasi BAP terbaik 0,5 ppm dan 1 ppm serta pada mutan ketiga varietas Pinka Pinky dan mutan enam lolipop pada sebagian besar karakter pengamatan. Mutan yang di evaluasi mengalami penurunan pada Analisis poliploidi namun nilai heritabilitas pada semua karakter tinggi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | BAP; evaluasi; kolkisin; mutan; poliploidisasi |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 25 Nov 2025 02:50 |
| Last Modified: | 25 Nov 2025 02:50 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50967 |
