AMAL, IKHLASUL (2025) PERANAN AUTOPSI FORENSIK DALAM PROSES PENYELIDIKAN = THE ROLE OF FORENSIC AUTOPSY IN THE INVESTIGATION PROCESS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
B012231072-bgDlFAKeUoIyCYPk-20250820172449.jpeg
Download (90kB) | Preview
B012231072-1-2.pdf
Download (579kB)
B012231072-dp.pdf
Download (384kB)
B012231072-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 August 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
IKHLASUL AMAL (B012231072). PERANAN AUTOPSI FORENSIK DALAM PROSES PENYELIDIKAN. Dibimbing oleh Muhadar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan autopsi forensik dalam proses penyelidikan yang terindikasi sebagai tindak pidana dan mengevaluasi kendala yang dihadapi penyelidik ketika otopsi forensik tidak dilaksanakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif empiris. Penelitian normatif digunakan untuk menganalisis peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penegakan hukum autopsi forensik, sedangkan penelitian empiris bertujuan untuk menggali perspektif praktisi penyelidikan mengenai kendala yang dihadapi penyidik akibat tidak dilakukannya autopsi forensik. Lokasi penelitian dilaksanakan di Polres Gowa. Sumber data primer diperoleh dari wawancara dengan penyidik, sementara sumber data sekunder berasal dari literatur, kajian perundang-undangan, tesis, buku, jurnal, dan artikel hukum lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara mengidentifikasi dan menginventarisasi peraturan perundang-undangan, melakukan wawancara dengan penyidik, meneliti bahan pustaka seperti tulisan dan hasil karya ilmiah, serta menggali berbagai sumber hukum lainnya yang relevan dengan isu penegakan hukum autopsi forensik dalam proses penyelidikan. Analisis data dilakukan melalui sistematisasi peraturan perundang-undangan yang relevan dengan pengaturan hukum mengenai penegakan hukum autopsi forensik dalam proses penyidikan, kemudian seluruh data yang telah diperoleh, baik dari studi kepustakaan maupun hasil wawancara, dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peranan Autopsi forensik krusial untuk menyelidiki kematian tidak wajar dan menentukan penyebab kematian secara ilmiah. Sebagai bukti sah, hasil autopsi mendukung penyidikan dan penegakan hukum. Sehingga kasus kematian mahasiswi UMI saat pengkaderan menegaskan pentingnya pelaksanaan autopsi forensik untuk mengungkap kebenaran dan memastikan keadilan, dengan tetap menghormati hukum, etika, dan hak keluarga korban. (2) Kendala utama yang dihadapi penyelidik adalah penolakan keluarga terhadap pelaksanaan autopsi forensik dalam kasus kematian ZA yang diduga terindikasi tindak pidana. Keyakinan religius dan emosional keluarga menghalangi tindakan yang penting untuk mencari keadilan, membuat penyidik kesulitan memperoleh bukti medis sah. Tanpa autopsi, penyelidikan bergantung pada kesaksian dan bukti non-medis yang sering kali tidak cukup jelas, memperlambat proses penyidikan dan menghambat terungkapnya kebenaran.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Autopsi Forensik, Kendala Penyelidikan, Kematian Tidak Wajar, Penegakan Hukum, Penyidikan. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 25 Nov 2025 02:22 |
| Last Modified: | 25 Nov 2025 02:22 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50958 |
