Gereja Toraja Jemaat Parepare Tahun 1953-1966 = Toraja Church, Parepare Congregation 1953-1966


Nur, Nahdia and Pradadmara, Dias (2025) Gereja Toraja Jemaat Parepare Tahun 1953-1966 = Toraja Church, Parepare Congregation 1953-1966. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
F061191030-Cover.jpg

Download (550kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
F061191030-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (279kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
F061191030-dp(FILEminimizer).pdf

Download (95kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
F061191030-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 24 November 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Baso Muh. Fahrizal Assar, F061191030 dengan judul “Gereja Toraja Jemaat Parepare tahun 1953-1966”, dibimbing oleh Dr. Nahdia Nur, M.Hum dan Drs. Dias pradadimara, M.A., M.S. Penelitian ini membahas tentang sejarah terbentuk dan berkembangnya Gereja Toraja Jemaat Parepare pada tahun 1953–1966. Adapun yang menjadi fokus rumusan masalah pada penelitian ini adalah “Bagaimana dinamika Gereja Toraja Jemaat Parepare pada tahun 1953 dan mengapa terjadi pemisahan Jemaat Gereja Toraja Parepare pada tahun 1966”. Metode penelitian yang digunakan adalah metode historis, yang mencakup empat tahapan: heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber primer diperoleh dari arsip gereja, notulen sidang sinode, dokumen liturgi jemaat, serta wawancara dengan tokoh gereja dan jemaat. Hasilnya Gereja Toraja Jemaat Parepare lahir sebagai respons atas gelombang migrasi orang Toraja ke Kota Parepare akibat pemberontakan DI/TII yang dipimpin Kahar Muzakkar. Jemaat Toraja yang awalnya beribadah di Gereja Protestan (GPIB) kemudian membentuk gereja sendiri karena kebutuhan akan tempat ibadah yang sesuai dengan budaya dan bahasa mereka. Gereja Toraja Jemaat Parepare berkembang pesat dan menjadi pusat ibadah serta kegiatan sosial bagi orang Toraja perantauan terutama di Kota Parepare. Namun, pada tahun 1966, sebagian jemaat yang berasal dari Mamasa memisahkan diri dan membentuk gereja baru karena perbedaan latar budaya dan proses dari perkembangan jemaat Gereja Toraja yang terus bertumbuh. Hal ini menunjukkan bahwa Gereja Toraja Jemaat Parepare tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga berperan penting dalam menjaga identitas, budaya, dan solidaritas komunitas Toraja di tanah rantau.

-

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Toraja Church, Parepare, DI/TII, Migration, Dynamics, Church History.
Subjects: P Language and Literature > PC Romance languages
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 25 Nov 2025 02:20
Last Modified: 25 Nov 2025 02:20
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50955

Actions (login required)

View Item
View Item