KURNIAWAN, REYNZA (2025) Toksisitas Beberapa Jenis Fungisida Terhadap Cendawan Entomopatogen Beauveria bassiana, Metarhizium anisopliae, Verticillium lecanii, dan Fusarium sp. = Toxicity of Several Types of Fungicides on the Entomopathogenic Fungi Beauveria bassiana, Metarhizium anisopliae, Verticillium lecanii, and Fusarium sp. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G061211004-6LgrAkZDwBVn25jN-20250701115645.jpg
Download (352kB) | Preview
G061211004-1-2.pdf
Download (467kB)
G061211004-dp.pdf
Download (225kB)
G061211004-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 June 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
REYNZA KURNIAWAN. Toksisitas Beberapa Jenis Fungisida Terhadap Cendawan Entomopatogen Beauveria bassiana, Metarhizium anisopliae, Verticillium lecanii, dan Fusarium sp. (Dibimbing oleh Andi Nasruddin). Latar Belakang. Penggunaan fungisida sintetis dalam pertanian dapat memengaruhi organisme non-target seperti cendawan entomopatogen yang berperan sebagai agens hayati dalam pengendalian hama. Tujuan. Penelitian ini mengevaluasi toksisitas beberapa jenis fungisida yang umum digunakan oleh petani di Sulawesi Selatan terhadap pertumbuhan dan sporulasi cendawan entomopatogen secara in vitro sehingga dapat diketahui kombinasi mana yang paling kompatibel untuk pengendalian. Metode. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial dengan dua faktor, yaitu jenis fungisida dengan bahan aktif benomil, propineb + fluopikolid, mankozeb, sulfur, tembaga hidroksida, heksakonazol, tembaga oksida, tiofanat-metil dan cendawan entomopatogen Beauveria bassiana, Metarhizium anisopliae, Verticillium lecanii, dan Fusarium sp. yang diuji terhadap parameter diameter koloni, kerapatan spora, dan daya hambat sporulasi. Hasil. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi fungisida dengan bahan aktif heksakonazol dengan V. lecanii, mankozeb dengan V. lecanii, serta tiofanat-metil dengan B. bassiana merupakan kombinasi paling kompatibel, ditandai dengan pertumbuhan koloni dan kerapatan spora yang tinggi serta daya hambat sporulasi yang rendah. Sedangkan, bahan aktif benomil, propineb + fluopikolid, sulfur, dan tembaga hidroksida menunjukkan toksisitas tinggi yang menghambat pertumbuhan dan sporulasi entomopatogen. Kesimpulan. Kombinasi antara heksakonazol dan V. lecanii, mankozeb dan V. lecanii, serta tiofanat-metil dan B. bassiana direkomendasikan. Sebaliknya, kombinasi cendawan entomopatogen dengan benomil, propineb + fluopikolid, sulfur, dan tembaga hidroksida sebaiknya dihindari karena toksisitasnya yang tinggi. Tidak semua fungisida dapat dikombinasikan dengan cendawan entomopatogen secara efektif. Pemilihan fungisida yang kompatibel sangat penting dalam mendukung strategi pengendalian secara terpadu yang ramah lingkungan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Daya hambat; kompatibilitas; pengendalian hayati; pertumbuhan koloni; sporulasi; toksisitas |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ekonomi > Manajemen |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 24 Dec 2025 06:06 |
| Last Modified: | 24 Dec 2025 06:06 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50947 |
