Analisis Tingkatan Risiko Terhadap Penempatan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Dalam Rangka Revitalisasi Pemasyarakatan = Risk Level Analysis Of The Placement Of Prisoners In Correctional Institutions In The Context Of Correctional Revitalisation


RAHIM, ULFAH MUTHMAINNAH (2025) Analisis Tingkatan Risiko Terhadap Penempatan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Dalam Rangka Revitalisasi Pemasyarakatan = Risk Level Analysis Of The Placement Of Prisoners In Correctional Institutions In The Context Of Correctional Revitalisation. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
B012222071-RoIiVTgcf3zAxvSw-20250806190300.png

Download (260kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B012222071-1-2.pdf

Download (482kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
B012222071-dp.pdf

Download (189kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
B012222071-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 July 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ULFAH MUTHMAINNAH RAHIM. Analisis Tingkatan Risiko Terhadap Penempatan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Dalam Rangka Revitalisasi Pemasyarakatan (dibimbing oleh Slamet Sampurno Soewondo sebagai pembimbing). Latar Belakang: Selain masalah over kapasitas. Masalah lain yang dihadapi yakni buruknya kondisi kesehatan dan suasana psikologis warga binaan dan tahanan, mudahnya terjadi konflik antar penghuni Lapas/Rutan, pembinaan menjadi tidak optimal dan tidak berjalan sesuai ketentuan serta terjadi pembengkakan anggaran akibat meningkatnya konsumsi air, listrik, dan bahan makanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembinana narapidana di setiap tingkatan risiko lembaga pemasyarakaran dalam rangka revitalisasi pemasyarakatan dan efektivitas penempatan narapidana berbasis risiko dalam menghadapi tantangan untuk mewujudkan revitalisasi pemasyarakatan. Metode: Tipe penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan teori dan pendekatan kasus, lokasi penelitian dilakukan pada Lembaga Pemasyarakatan Karanganyar Nusakambangan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar, Lemabaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II A Sunggiminasa, dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Sungguminasa, dengan menggunakan Unit Pelayanan Teknis Pemasyarakatan sebagai populasi, Analisis Data yang berhasil dikumpulkan akan dipahami secara deskriptif kualitatif. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembinaan narapidana berbasis risiko dalam rangka revitalisasi pemasyarakatan memiliki karakteristik serta tujuan di tiap-tiap tingkatannya, lapas Super Maximum Security yang lebih bersifat punitive berfokus pada pembinaan kepribadian dengan pembatasan gerak, lapas Maximum Security mengedepankan pembinaan kepribadian dalam kelompok kecil, Lapas Medium Security menggunakan pola pembinaan narapidana untuk mendorong perubahan sikap dan perilaku, lapas Minimum Security menggunakan metode pembinaan dengan melibatkan unsur masyarakat. Pembinaan narapidana dengan pendekatan risiko dalam rangka revitalisasi pemasyarakatan belum berjalan secara efektif dikarenakan banyaknya hambatan dan tantangan yang dihadapi oleh pemasyarakatan dalam pengimplementasiannya yaitu kurangnya implementasi sistem asessmen risiko dan kebutuhan. Kesimpulan: Pelaksanaan pembinaan narapidana berbasis risiko dalam rangka revitalisasi pemasyarakatan memiliki karakteristik serta tujuan di tiap-tiap tingkatannya dan pembinaan narapidana dengan pendekatan risiko dalam rangka revitalisasi pemasyarakatan belum berjalan secara efektif.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Analisis Tingkatan Risiko, Penempatan Narapidana, Revitalisasi Pemasyarakatan.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 25 Nov 2025 01:48
Last Modified: 25 Nov 2025 01:48
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50943

Actions (login required)

View Item
View Item