MAULANA, MUHAMMAD ADIL (2025) Evaluasi Morfofisiologis Galur Jagung S4 Hasil Persilangan Double Cross dan Convergent Breeding = Morphophysiological Evaluation of S4 Corn Lines Resulting from Crossing Double Cross and Convergent Breeding. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G011211227-e9uLt3ymojg1xSNM-20250630145236.jpg
Download (387kB) | Preview
G011211227-1-2.pdf
Download (399kB)
G011211227-dp.pdf
Download (170kB)
G011211227-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 June 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Jagung merupakan tanaman pangan penting di Indonesia. Produksi jagung nasional mengalami peningkatan dengan meningkatnya luas lahan pertanian, tetapi hal ini belum cukup untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri. Pengembangan jagung, termasuk perakitan varietas hibrida, menjadi fokus untuk meningkatkan produktivitas. Pembentukan hibrida hasil dari persilangan double cross dan convergent breeding menjadi strategi dalam upaya peningkatan produktivitas jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Serealia Bajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan Juni 2024. Penelitian ini menggunakan rancangan Augmented Design dengan 60 genotipe hasil persilangan double cross dan convergent breeding, 20 selfing (tetua), serta 4 varietas jagung sebagai pembanding. Keseluruhan genotipe ditanam dengan rancangan augmented design yang dikelompokkan kedalam 4 blok. Setiap pembanding diulang pada setiap blok, sedangkan genotipe persilangan dan tetua disebar ke dalam 4 blok dan tidak diulang pada setiap bloknya. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua genotipe dengan produktivitas tinggi yang berbeda nyata dengan galur pembanding JH37 yaitu g55 (12.01 t.ha-1 ) dan g20 (11.63 t.ha-1). Genotipe ungul yang berbeda nyata dengan tetuanya g25, g24, g20, g2, g55 dan g29. Karakter yang memiliki nilai heritabilitas tinggi, nilai koefisien keragaman genetik yang luas dan nilai koefisien keragaman fenotip yang luas adalah karakter klorofil total, bobot biji tongkol, bobot tongkol kupasan, dan prolifik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Convergent Breeding, Double Cross, Hibrida, Jagung |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 25 Nov 2025 02:02 |
| Last Modified: | 25 Nov 2025 02:02 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50939 |
