THOPALA, RACHMI DJUNAIDA SYAHNI (2025) ANALISIS SALURAN PEMASARAN UBI KAYU (Manihot esculenta) VARIETAS ADIRA-4 (STUDI KASUS DI DESA MONCONGLOE BULU, KECAMATA MONCONGLOE, KABUPATEN MAROS, SULAWESI SELATAN) = ANALYSIS OF MARKETING CHANNELS OF CASSAVA (Manihot esculenta) ADIRA-4 VARIETY (CASE STUDY IN MONCONGLOE BULU VILLAGE, MONCONGLOE DISTRICT, MAROS REGENCY, SOUTH SULAWESI). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G021181510-H45dPM3XnaV7vgiu-20250630141415.jpg
Download (376kB) | Preview
G021181510-1-2.pdf
Download (434kB)
G021181510-dp.pdf
Download (199kB)
G021181510-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 April 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK RACHMI DJUNAIDA SYAHNI THOPALA G021181510. “Analisis Saluran Pemasaran Ubi Kayu (Manihot esculenta) Varietas Adira-4 (Studi Kasus di Desa Moncongloe Bulu, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros Sulawesi Selatan).” (dibimbing oleh Heliawaty dan Letty Fudjaja) Latar belakang. Komoditi unggulan yang menjadi salah satu kebutuhan bahan baku industri adalah ubi kayu (Manihot utillissima). Ubi kayu merupakan produk pertanian andalan Indonesia dan menempati posisi empat dunia, dengan kapasitas sekitar 22 juta ton tiap tahun. Sulawesi Selatan merupakan salah satu dari 6 provinsi tonggak produksi ubi kayu di Indonesia, dengan jumlah produksi tahun 2017-2021 sebesar 1.375.026 ton. Produksi besar ubi kayu membutuhkan proses pemasaran yang mumpuni. Pemasaran memegang peranan vital dalam suatu sistem agribisnis, disamping menentukan keberhasilan kegiatan bisnis, pemasaran juga menciptakan nilai tambah dan membentuk mata rantai pemasaran produk yang menghubungkan petani dengan konsumen akhir. Dalam pemasaran terdapat saluran pemasaran yang berperan dalam menentukan harga dan rafaksi ubi kayu sehingga berpengaruh pada pendapatan yang diterima petani. Metode. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk mendeskripsikan secara kuantitatif kondisi pemasaran ubi kayu di Desa Moncongloe Bulu Kabupaten Maros dan menganalisis pola-pola saluran pemasaran, dengan pengisian kuesioner melalui wawancara langsung kepada petani ubi kayu yang menjadi responden. Hasil. Dalam penelitian ini didapatkan dua saluran pemasaran, yaitu saluran pemasaran I : Petani ubi kayu – Pabrik dan saluran pemasaran II : Petani ubi kayu – pedagang pengumpul – Pabrik. Hasil perhitungan margin pemasaran, total margin yang terjadi pada saluran I dan saluran II berbeda. Saluran I tidak terdapat margin dalam pemasarannya dengan Farmer’s share sebesar 100%, total margin pemasaran II sebesar Rp. 700/kg dengan farmer’s share sebesar 56%. Efisiensi pemasaran pada saluran pemasaran I mendapatkan hasil sangat efisien sedangkan pada saluran pemasaran II mempunyai tingkat efisiensi 43%.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ubi kayu, Saluran pemasaran, Farmer’s share |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 25 Nov 2025 01:58 |
| Last Modified: | 25 Nov 2025 01:58 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50938 |
