Pengaruh dosis pupuk NPK dan sistem tanam proliga terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) = The effect of NPK fertilizer doses and proliga planting systems on the growth and production of cayenne pepper plants (Capsicum frutescens L.)


RAMADANA, ANDI NUR FAUZAN (2025) Pengaruh dosis pupuk NPK dan sistem tanam proliga terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) = The effect of NPK fertilizer doses and proliga planting systems on the growth and production of cayenne pepper plants (Capsicum frutescens L.). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
G011191212-gDqp0R6cuokUFyz4-20250702130549.jpg

Download (120kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
G011191212-1-2.pdf

Download (316kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
G011191212-dp.pdf

Download (249kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
G011191212-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 June 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Andi Nur Fauzan Ramadhana Pengaruh dosis pupuk NPK dan sistem tanamproliga terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) (dibimbing oleh Elkawakib Syam’un, dan Amir Yassi). Latar belakang. Produksi tanaman cabai rawit yang tidak maksimal disebabkan produktivitas lahan pertanian di Indonesia yang menurun membuat pentingnya penggunaan teknologi budidaya pertanian dan pemupukan dalam budidaya cabai rawit. Kombinasi sistem tanam dan dosis pemupukan NPK yang sesuai dapat menjadi solusi untuk meningkatkan produksi cabai rawit di Indonesia, Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dosis pemupukan NPK yang tepat untuk meningkatkan produktivitas tanaman cabai dan mempelajari interaksi antara sistem tanam dan dosis pemupukanNPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanamancabai rawit. Metode. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan dengan menggunakan Rancangan Petak Terpisah. Petak utama adalah Sistem tanam yang terdiri atas 2 taraf, yaitu bujur sangkar dan zig-zag sedangkan anak petak adalahdosis pupukNPK yang terdiri atas 4 taraf, yaitu 0 g, 3 g, 6g, dan 9g. Perlakuandiulang sebanyak 3 kalisehingga menghasilkan 24 kombinasi perlakuan, Datayang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam, jika menunjukkanhasil yang nyata atau sangat nyata maka dilanjutkan dengan uji lanjut BNT dengantaraf kepercayaan 95%. Hasil.Hasil penelitian menunjukkan pada parameter tinggitanaman perlakuansistem tanam bujur sangkar dan dosis pupuk NPK 9 gmemilikirata-rata tinggi tanaman tertinggi yaitu 42,3 cm. Pada parameter diameter batangperlakuansistem tanam zig-zag dan dosis pupuk NPK 6 g memiliki rata-ratatertinggi yaitu dengan 6,32 mm.Pada parameter jumlah buah per tanamanperlakuansistem tanam zig-zag dan dosis pupuk NPK 9 g memiliki rata-rata jumlahbuah per tanaman tertinggi yaitu 69,33 buah.Perlakuan dosis pupukNPK 9 grammenunjukkan hasil tertinggi pada produksi buah per petak (308,18 g), jumlah buahper petak (204,50 buah), diameter buah (6,59 mm) dan produksi per hektar (2.77ton/ha). Kesimpulan.Dosis pupuk NPK3 gcenderung lebih baik dibandingkandosis yang karena dapat mengefisiensikan penggunaan pupuk NPK, meskipundosis pupuk NPK 9 gmemberikan hasil tertinggi terhadap parameter produksi buahper petak(309,18 g) diameter buah (6,59 mm) dan produksi per hektar (2.77ton/Ha).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Proliga, NPK, Sistem Tanam, Cabai Rawit
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 25 Nov 2025 01:47
Last Modified: 25 Nov 2025 01:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50935

Actions (login required)

View Item
View Item