IDRIS, ANDI NURUL AZISAH (2025) Faktor-Faktor Produksi Yang Berpengaruh Terhadap Pendapatan Usahatani Padi Di Desa Maradekaya, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. = Production Factors That Influence Rice Farming Income in Maradekaya Village, Bajeng District, Gowa Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G021181040-WoFnh31AHEKUVkIb-20250703111641.png
Download (82kB) | Preview
G021181040-1-2.pdf
Download (506kB)
G021181040-dp.pdf
Download (211kB)
G021181040-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 June 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Pertanian mempunyai peranan yang penting dalam peningkatan perekonomian indoenesia. Oleh karena itu, sektor pertanian difokuskan untuk terus berkembang sehingga adanya peningkatan hasil produksi dan pendapatan petani. Padi salah satu tanaman pangan utama merupakan komoditas unggulan di Sulawesi Selatan menghasilkan 4,88 juta ton padi dalam bentuk gabah kering giling di tahun 2023. Salah satunya berada di Kabupaten Gowa. Pertanian padi sebagai sub-sektor pertanian di Kabupaten Gowa dianggap memiliki prospek untuk dikembangkan. Faktor-faktor produksi dalam pertanian meliputi tenaga kerja, modal, dan teknologi. Biaya produksi juga menjadi faktor yang mempengaruhi pendapatan petani. Pemahaman yang mendalam mengenai faktor-faktor ini sangat penting untuk meningkatkan pendapatan petani padi di Desa Maradekaya. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor produksi yang berpengaruh terhadap pendapatan petani padi di Desa Maradekaya. Metode. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Hasil. Variabel Pupuk Urea (X1) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pendapatan petani, artinya peningkatan penggunaan pupuk urea justru menurunkan pendapatan petani. Variabel Luas Lahan (X9) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan, artinya peningkatan luas lahan dapat meningkatkan pendapatan petani. Pupuk NPK (X2), pupuk SP-36 (X3), pupuk cair (X4), pestisida (X5), herbisida (X6), tenaga kerja (X7) dan benih (X8) tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap pendapatan usahatani padi. Koefisien Determinasi (R²) Benih sebesar 97,7% dan sisanya 2,3 % dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model. Rata-rata pendapatan usahatani padi yang diperoleh oleh petani dari total 30 responden yang terlibat, diperoleh rata-rata pendapatan sebesar Rp 12.969.766,67 per hektar untuk setiap musim tanam.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Produksi; Petani; Usahatani Padi; Analisis regresi linier berganda. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 21 Nov 2025 02:56 |
| Last Modified: | 21 Nov 2025 02:56 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50892 |
