RAHMAT, ZHAFIRAH NOOR ZAHWAH (2025) TINDAK PIDANA PENIPUAN DENGAN MODUS PENJUALAN MOBIL (Studi Kasus Putusan Nomor 534/Pid.B/2024/PN.MKS) = Criminal Act of Fraud with the Modus Operandi of Car Sales (Case Study of Decision Number 534/Pid.B/2024/PN.Mks). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
B011211334-NgkU4iRq8GTHXz0O-20250819113856.jpeg
Download (876kB) | Preview
B011211334-1-2.pdf
Download (184kB)
B011211334-dp.pdf
Download (27kB)
B011211334-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 August 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Zhafirah Noor Zahwah Rahmat (B011211334) Tindak Pidana Penipuan dengan Modus Penjualan Mobil (Studi Kasus Putusan Nomor 534/PID.B.2024). Dibimbing oleh Muh. Djaelani Presetya sebagai pembimbing . Latar Belakang: Penelitian ini bermula ketika terdakwa, menawarkan bantuan kepada korban untuk melakukan tukar tambah mobil milik korban dengan mobil baru, dengan menggunakan modus operandi seolah-olah masih berstatus sebagai karyawan pada dealer resmi, terdakwa berhasil memperoleh dokumen kendaraan korban, dan terdakwa menjual mobil tersebut tanpa seizin terdakwa dan sebagian hasil penjualannya digunakan untuk kepentingan pribadi. Tujuan: untuk menganalisis kualifikasi tindak pidana penipuan dengan modus penjualan mobil serta menganalisis penerapan hukum pidana materil terhadap tindak pidana penipuan dengan modus penjualan mobil. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari peraturan perundang- undangan, buku, jurnal, dan tulisan-tulisan hukum, dan hasil penelitian hukum yang kemudian dianalisis secara komperhensif dan dijelaskan secara deskriptif. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa (1) tindak pidana penipuan dalam kasus ini telah memenuhi unsur Pasal 378 KUHP, yakni adanya tipu muslihat, identitas palsu, dan rangkaian kebohongan yang menyebabkan korban menyerahkan barang miliknya. (2) Dalam Putusan Nomor 534/Pid.B/2024/PN.Mks. majelis hakim menjatuhkan pidana berdasarkan pasal tersebut karena terbukti bahwa sejak awal, terdakwa tidak memiliki iktikad baik dalam transaksi tersebut. Kesimpulan: Penelitian ini menegaskan pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap modus penipuan semacam ini agar korban mendapat perlindungan hukum yang adil, dan pelaku menerima hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan rujukan dalam menangani kasus serupa yang kerap terjadi di masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Modus, Penjualan Mobil, Penipuan |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 20 Nov 2025 06:52 |
| Last Modified: | 20 Nov 2025 06:52 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50874 |
