ARWAN, ANDI MUH.FAKHRUSYI FATIR (2025) Analisis Penerapan Penelusuran Aset Pada Tindak Pidana Pencucian Uang Yang Disertai Tindak Pidana Memindahkan Informasi Elektronik Milik Orang Lain ( Studi Putusan Nomor 274/Pid.Sus/2023/PN.Jkt.Sel) = Analysis of the Application of Follow The Asset in Money Laundering Crimes Accompanied by Phishing (Study of Decision Number 274/Pid.Sus/PN.Jkt.Sel). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
B011211315-9CtUOr86aJdbHuIR-20250813141158.jpeg
Download (51kB) | Preview
B011211315-1-2.pdf
Download (327kB)
B011211315-dp.pdf
Download (136kB)
B011211315-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 July 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
ANDI MUH.FAKHRUSYI FATIR ARWAN (B011211315) dengan judul “Analisis Penerapan Penelusuran Aset Pada Tindak Pidana Pencucian Uang Yang Disertai Tindak Pidana Memindahkan Informasi Elektronik Milik Orang Lain (Studi Putusan Nomor 274/Pid.Sus/2023/PN.Jkt.Sel)”. Di bawah bimbingan Syarif Saddam Rivanie selaku Pembimbing. Latar Belakang: Pencucian uang yang berasal dari kejahatan siber, menghadirkan kompleksitas bagi penegakan hukum. Kecepatan transaksi, anonimitas pelaku, menyulitkan pelacakan aset hasil kejahatan. Oleh karena itu, penelusuran aset menjadi pendekatan investigatif yang penting untuk mengungkap aliran dana ilegal dalam kasus-kasus tersebut. Tujuan: Untuk menganalisis penerapan prinsip Penelusuran Aset dalam mengungkap pencucian uang yang terkait dengan link phishing, serta penerapan hukum pidana, termasuk pertimbangan hakim dan aspek pemidanaan terhadap pelaku pencucian uang dari tindak pidana tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan pendekatan kasus. Sumber Hukum Primer berasal dari Perundang undangan, Sumber Hukum Sekunder berasal dari Buku maupun jurnal penelitian hukum. Hasil: Dalam kasus pencucian uang yang berasal dari link phishing, prinsip Penelusuran Aset digunakan untuk melacak dana ilegal melalui beberapa tahap hingga menjadi aset. Putusan Nomor 274/Pid.Sus/2023/PN.Jkt.Sel, para Terdakwa terbukti bersalah melakukan phishing dan pencucian uang secara bersama-sama. Hakim secara implisit menggunakan hasil Penelusuran Aset untuk menelusuri aliran dana dari korban ke terdakwa. Penuntut umum juga tidak mendakwakan para tersangka dengan Pasal 65 KUHP yaitu concursus realis dalam penjatuhan hukuman. Kesimpulan: Penelusuran Aset merupakan metode yang sangat efektif untuk diterapkan pada pencucian uang yang disertai Tindak Pidana Memindahkan Informasi Elektronik Milik Orang Lain.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Informasi Elektronik, Pencucian Uang, Penelusuran Aset |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 20 Nov 2025 05:34 |
| Last Modified: | 20 Nov 2025 05:34 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50868 |
