AINANI, ANDI FADIAH (2025) Fabrikasi Dan Karakterisasi Film Biodegradable Bilayer Berbasis Pektin-Kitosan: Integrasi Asam Galat Sebagai Agen Antimikroba = Fabrication And Characterization Of Pectin-Chitosan Based Bilayer Biodegradable Films: Integration Of Gallic Acid As An Antimicrobial Agent. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
G032232006-5rGXyKmUtOaWRMkY-20250726194706.png
Download (746kB) | Preview
G032232006-1-2.pdf
Download (959kB)
G032232006-dp.pdf
Download (127kB)
G032232006-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 July 2027.
Download (18MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Isu keberlanjutan dan dampak ekologis dari limbah plastik konvensional telah menjadi perhatian utama dalam pengembangan material kemasan modern. Pektin dan kitosan sebagai biopolimer alami menawarkan potensi sebagai bahan dasar film biodegradable, yang dapat difungsikan lebih lanjut melalui integrasi senyawa antimikroba seperti asam galat. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi dan mengkarakterisasi pektin dari kulit jeruk pamelo sebagai bahan dasar biopolimer. Selain itu, penelitian ini juga mengevaluasi sifat fisik, mekanik, morfologi, serta aktivitas fungsional dari film biodegradable bilayer berbasis pektin-kitosan yang dihasilkan. Metode. Pektin diekstraksi dari kulit jeruk pamelo menggunakan metode ekstraksi asam, kemudian digunakan bersama kitosan untuk membentuk film bilayer melalui teknik pencetakan larutan (solvent casting). Kalsium klorida (CaCl₂) ditambahkan sebagai agen pengikat silang untuk meningkatkan stabilitas struktur film, sementara asam galat diintegrasikan ke dalam sistem film sebagai agen antimikroba untuk menghasilkan material biodegradable dengan potensi fungsi aktif. Hasil ekstraksi pektin kulit pamelo menunjukkan rendemen 24,91%, kadar metoksil 9,38%, dan derajat esterifikasi 58,89%, mengindikasikan potensi baik sebagai bahan dasar film biodegradable. Analisis morfologi dan FTIR membuktikan interaksi elektrostatik serta ikatan hidrogen antara lapisan pektin dan kitosan. Hasil XRD mengungkap bahwa asam galat dan CaCl₂ memodifikasi kristalinitas film bilayer: awalnya meningkat, tetapi menjadi amorf pada konsentrasi tinggi. Penambahan CaCl₂ meningkatkan stabilitas mekanik dan morfologi permukaan, sementara asam galat memperkuat aktivitas antimikroba terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Film terdegradasi sempurna dalam 25 hari penguburan tanah. Kesimpulan. Secara keseluruhan, film bilayer pektin-kitosan dengan asam galat menunjukkan potensi besar sebagai material kemasan biodegradable dan antimikroba yang berkelanjutan untuk aplikasi kemasan makanan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | biopolimer; film bilayer; kulit pamelo; asam galat; CaCl2 |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Ilmu dan Teknologi Pangan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 20 Nov 2025 06:42 |
| Last Modified: | 20 Nov 2025 06:42 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50859 |
