Analisis Yuridis Terhadap Tindak Pidana Eksploitasi Penjualan Organ Tubuh Manusia (Studi Putusan Nomor 318/Pid.Sus/2024/PN.Lbp) = Legal Analysis Of The Criminal Act Of Exploitation Of The Sale Of Human Organs (Study of Decision Number 318/Pid.Sus/2024/PN.Lbp)


SALSABILA, ADINDA FAKHIRA (2025) Analisis Yuridis Terhadap Tindak Pidana Eksploitasi Penjualan Organ Tubuh Manusia (Studi Putusan Nomor 318/Pid.Sus/2024/PN.Lbp) = Legal Analysis Of The Criminal Act Of Exploitation Of The Sale Of Human Organs (Study of Decision Number 318/Pid.Sus/2024/PN.Lbp). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
B011211300-kdSPfRq0GQXmv7AH-20250812123948.jpg

Download (318kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B011211300-1-2.pdf

Download (281kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
B011211300-dp.pdf

Download (57kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
B011211300-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 July 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang penelitian ini yaitu dikarenakan perdagangan organ tubuh manusia cukup marak di Indonesia, dengan berbagai modus operandi seperti menawarkan uang kepada pendonor, melakukan penipuan, hingga pembunuhan untuk mendapatkan organ dari seseorang. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kualifikasi tindak pidana eksploitasi penjualan organ tubuh manusia dalam prespektif hukum pidana Indonesia serta penerapan hukum pidana materil terhadap tindak pidana turut membantu (medeplichtige) dalam kasus putus Nomor 318/Pid. Sus/2024/PN/Lbp. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif dengan pendekatan kualitatif, mengkaji bahan hukum primer seperti peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta bahan sekunder seperti literatur hukum dan putusan pengadilan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) tindak pidana eksploitasi penjualan organ tubuh manusia termasuk delik khusus yang diatur dalam ketentuan pidana umum dan khusus, dengan unsur-unsur meliputi perbuatan memperjualbelikan organ, tujuan eksploitasi dan kesengajaan pelaku. Dalam putusan Nomor 318/Pid.Sus/2024.PN.Lbp; (2) Terdakwa Mus Muliadji didakwa turut membantu tindak pidana perdagangan orang, namun dibebaskan karena Majelis Hakim berpendapat unsur eksploitasi tidak terpenuhi mengingat korban (Saksi Reza Abdul Wachid) melakukan donor organ atas kehendak sendiri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penulis berargumen bahwa persetujuan korban tidak menghilangkan sifat eksploitasi, sehingga Terdakwa Mus Muliadji seharusnya dijatuhi hukuman.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Eksploitasi, Medeplichtige, Penjualan Organ Tubuh
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 20 Nov 2025 02:06
Last Modified: 20 Nov 2025 02:06
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50848

Actions (login required)

View Item
View Item