Kandungan Protein Kasar dan Serat Kasar Bungkil Kelapa Sawit yang difermentasi Menggunakan Mikroorganisme Asal Cairan Rumen dan Lama Fermentasi Berbeda = Crude Protein and Crude Fiber Content of Fermented Palm Kernel Cake Using Microorganisms Originating from Rumen Fluid with Different Fermentation Durations


SUJATI, NI LUH AYU (2025) Kandungan Protein Kasar dan Serat Kasar Bungkil Kelapa Sawit yang difermentasi Menggunakan Mikroorganisme Asal Cairan Rumen dan Lama Fermentasi Berbeda = Crude Protein and Crude Fiber Content of Fermented Palm Kernel Cake Using Microorganisms Originating from Rumen Fluid with Different Fermentation Durations. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
I011181332-mlEh7CVBrX4zwJFP-20250718181600.jpg

Download (112kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
I011181332-1-2.pdf

Download (648kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
I011181332-dp.pdf

Download (270kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
I011181332-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 July 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Penerapan teknologi fermentasi pada Bungkil Kelapa Sawit dapat meningkatkan kadar nutrisinya terutama kadar proteinnya dan mengurangi kadar serat kasar yang tidak di butuhkan ternak tergantung pada jenis inokulan yang di gunakan sebagai faktor yang dapat meningkatkan kualitas bahan yang di fermentasi. Tujuan dari penelitian yaitu untuk menganalisis kandungan protein kasar dan serat kasar pada bungkil kelapa sawit yang difermentasi menggunakan jenis inokulan asal cairan rumen pada waktu fermentasi yang berbeda. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial dengan dua faktor, faktor A (jenis inokulan) yaitu: tanpa inokulan (A0), bakteri asal cairan rumen (A1), jamur asal cairan rumen (A2), dan kombinasi bakteri dan jamur (A3) dan faktor B (lama fermentasi) yaitu: 15 hari (B1), dan 30 hari (B2). Hasil kandungan protein kasar 13.81%-15.44% ; serat kasar 15.23%-29.92%. Kandungan protein kasar tertinggi pada fermentasi 30 hari dengan jenis inokulan kombinasi bakteri dan jamur (A3B2) yaitu 15,44%. Kandungan serat kasar terendah tercapai pada fermentasi ke 30 hari dengan jenis inokulan jamur (A2B2) yaitu 15.23%. Kesimpulan dari penelitian fermentasi bugkil kelapa sawit dengan penambahan jenis inokulan asal cairan rumen dan lama fermentasi berbeda yaitu penambahan jenis inokulan pada penelitian mampu meningkatkan kandungan protein kasar bungkil kelapa sawit 1.44% dan kandungan serat kasar bungkil kelapa sawit 34.77%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Bungkil kelapa sawit, inokulan cairan rumen, fermentasi, protein kasar, serat kasar.
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 20 Nov 2025 06:02
Last Modified: 20 Nov 2025 06:02
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50845

Actions (login required)

View Item
View Item