AFFANDI NS, ACHMAD FAISAL (2025) Perlindungan Hukum Terhadap Korban Salah Tangkap pada Tahap Penyidikan (Studi Kasus Wilayah Hukum Kota Makassar) = Legal Protection for Victims of Wrongful Arrest at the Investigation Stage (Case Study of the Makassar City Jurisdiction). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
B011211125-EqGSBVJiT2YylKzL-20250815165540.jpg
Download (322kB) | Preview
B011211125-1-2.pdf
Download (285kB)
B011211125-dp.pdf
Download (156kB)
B011211125-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 August 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Kasus salah tangkap merupakan masalah serius yang mencerminkan kelemahan dalam sistem penegakan hukum. Tindakan salah tangkap juga sangat berdampak pada korbannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya salah tangkap pada tahap penyidikan di wilayah hukum kota Makassar serta menganalisis implementasi perlindungan hukum terhadap korban salah tangkap pada tahap penyidikan di wilayah hukum kota Makassar. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Polrestabes Makassar serta LBH Makassar. Data yang digunakan adalah data premier dan data sekunder. Serta dianalisis secara deskriptif. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Tidak ditemukan kasus salah tangkap di Polrestabes Makassar. Namun, pada LBH Makassar ditemukan sebanyak 51 kasus dari 5 tahun terakhir yang disebabkan karena penangkapan dilakukan tidak sesuai prosedur, tidak memiliki cukup bukti, keterangan atau kesaksian palsu, tidak dilakukannya penyelidikan yang mendalam dan kurangnya pendampingan hukum. (2) Tidak ada bentuk implementasi perlindungan hukum terhadap korban salah tangkap di Polrestabes Makassar. Sedangkan, dalam melaksanakan perlindungan hukum terhadap korban salah tangkap, LBH Makassar memberikan bantuan hukum kepada korban salah tangkap melalui pendampingan, konsultasi, investigasi, mediasi, dan penyusunan dokumen hukum. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu (1) Terdapat perbedaan data antara korban salah tangkap di Polrestabes Makassar dan LBH Makassar (2) Implementasi perlindungan hukum terhadap korban salah tangkap hanya ditemukan di LBH Makassar, sedangkan di Polrestabes Makassar tidak ada bentuk implementasi perlindungan hukum terhadap korban salah tangkap.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyidikan; Perlindungan Hukum; Salah Tangkap |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 19 Nov 2025 07:19 |
| Last Modified: | 19 Nov 2025 07:19 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50824 |
