ARIFKA, AYU (2025) TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM FILM “DUPPA MATA” PADA CHANNEL YOUTUBE KESATRIA NAJAH OFFICIAL = EXPRESSIVE SPEECH ACTIONS IN THE FILM “DUPPA MATA” ON THE KESATRIA NAJAH OFFICIAL YOUTUBE CHANNEL. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
F021211006-Cover.jpeg
Download (31kB) | Preview
F021211006-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (254kB)
F021211006-dp(FILEminimizer).pdf
Download (99kB)
F021211006-full(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 26 May 2027.
Download (859kB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK Arifka, Ayu. 2024. Tindak Tutur Ekspresif dalam Film “Duppa Mata” pada Channel Youtube Kesatria Najah Official (dibimbing oleh Gusnawaty) Penelitian tindak tutur ekspresif telah banyak dilakukan. Namun, belum banyak yang meneliti tindak tutur ekspresif dalam bahasa Bugis. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam dialog film Duppa Mata. Sumber data diperoleh dari dialog antar pemeran dalam film Duppa Mata pada channel Youtube Kesatria Najah Official. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dan pendekatan kuantitatif sederhana. Teori tindak tutur ilokusi yang dikembangkan oleh Searle dijadikan acuan untuk menganalisis data dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat dua bentuk tindak tutur ekspresif, yaitu tindak tutur langsung (26,25%) dan tindak tutur tidak langsung (23,75%). Tuturan langsung diklasifikasikan dalam tiga modus, yakni deklaratif, interogatif, dan imperatif. Lalu, tuturan tidak langsung diklasifikasikan dalam modus deklaratif dan interogatif. (2) Terdapat tujuh fungsi tindak tutur ekspresif yang ditemukan, yaitu mengekspresikan perasaan (27,5%), mengucapkan keinginan (7,5%), memuji (5%), mengucapkan belasungkawa (3,75%), meminta maaf (2,5%), mengeluh (2,5%), dan mengucapkan terima kasih (1,25%). Kesimpulan, terlihat penggunaan tuturan ekspresif lebih banyak menggunakan fungsi mengekspresikan perasaan karena film ini bercerita tentang percintaan, konflik, dan tekanan dari keluarga, sehingga para pemerannya lebih sering menujukkan emosi mereka seperti cinta, marah, kecewa, dan sedih. Selajutnya, ekspresi terima kasih ditemukan dengan jumlah yang lebih sedikit dikarenakan cerita lebih berfokus pada aspek emosional dibandingkan dengan interaksi sosial dalam situasi formal.
Kata kunci: Bahasa Bugis, Duppa Mata, tindak tutur, ilokusi, ekspresif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bugis language, Duppa Mata, speech acts, illocution, expressive. |
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Bugis-Makassar |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 19 Nov 2025 06:45 |
| Last Modified: | 19 Nov 2025 06:45 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50810 |
