HIDAYAT, AYU PRATIWI (2025) ANALISIS LINGUISTIK FORENSIK MENGENAI TERJADINYA TINDAK PENCABULAN ANAK DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR BERSADARKAN BAP KORBAN DAN PELAKU = FORENSIC LINGUISTIC ANALYSIS OF CHILD MOLESTATION CASES IN POLEWALI MANDAR REGENCY BASED ON VICTIM AND PERPETRATOR TESTIMONIES INVESTIGATION REPORTS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
F012221007-Cover.jpg
Download (316kB) | Preview
F012221007-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (444kB)
F012221007-dp(FILEminimizer).pdf
Download (222kB)
F012221007-fulllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 3 June 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Penelitian ini menganalisis tindak tutur dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kesaksian korban dan pelaku pencabulan anak di Kabupaten Polewali Mandar pada tahun 2023 dan 2024. Tujuan utama penelitian ini adalah mengungkap bukti-bukti linguistik dalam bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang dapat mendukung pembuktian terjadinya tindak pidana pencabulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh dari dokumen BAP korban dan pelaku yang dihimpun di Polres Polewali Mandar. Kajian ini menggunakan teori tindak tutur dari Austin (1962) dalam kerangka linguistik forensik, dengan mengkaji fungsi dan dampak ujaran yang terdapat dalam BAP. Hasil analisis yang diperoleh dengan ilmu bantu pragmatik membuktikan terjadinya pencabulan tingkat ringan, sedang, dan berat yang dilakukan oleh pelaku kepada korban. Tindak tutur lokusi dalam BAP korban memuat deskripsi eksplisit mengenai kronologi kejadian, mencakup informasi tentang waktu, tempat, dan bentuk tindakan. Tindak tutur ilokusi pada BAP korban menunjukkan bentuk penolakan secara tersirat, sedangkan tindak tutur ilokusi pada BAP pelaku digunakan secara dominan untuk membangun narasi pembelaan serta alasan yang logis untuk menormalisasi tindakannya. Sementara itu, tindak tutur perlokusi menunjukkan adanya dampak psikologis yang signifikan, seperti tekanan emosional akibat ancaman penyebaran aib yang menyebabkan korban merasa sulit untuk melawan atau melaporkan kejadian. BAP pelaku cenderung menunjukkan strategi bahasa yang berusaha menormalisasi atau merasionalisasi tindakan melalui tindak tutur lokusi dan ilokusi yang mengaburkan kesan negatif dan membangun narasi pembelaan.
Kata kunci: tindak tutur, berita acara pemeriksaan, pencabulan anak, linguistik forensik.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Speach Acts, Invesltigation, Investigation Report, Child Molestation. |
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Linguistik |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 19 Nov 2025 00:12 |
| Last Modified: | 19 Nov 2025 00:12 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50794 |
