ARDIANSYAH, ERLAN (2025) PRINSIP KEADILAN BAGI PENCIPTA TERHADAP PENGGUNAAN LAGU YANG BERSIFAT KOMERSIAL = The Principle of Justice for Creators Regarding the Commercial Use of Songs. Disertasi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
B013221010-RuyBphSreNoUlO6g-20250813144026.png
Download (86kB) | Preview
B013221010-1-2.pdf
Download (556kB)
B013221010-dp.pdf
Download (226kB)
B013221010-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 July 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
ERLAN ARDIANSYAH (B013221010). Prinsip Keadilan Bagi Pencipta Terhadap Penggunaan Lagu yang Bersifat Komersial. Dibimbing oleh Hasbir Paserangi, Winner Sitorus, Padma D. Liman. Latar Belakang: Pelanggaran hak cipta semakin marak terjadi tanpa ada konsekuensi hukum yang jelas, menjadikannya seolah hal yang biasa, sementara kinerja Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dalam mengumpulkan royalti dan transparansi pengelolaan royalti masih jauh dari optimal, hanya mengakses sebagian kecil dari potensi royalti yang ada. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan hakikat keadilan, bentuk perlindungan hukum, serta merumuskan konsep ideal perlindungan hukum bagi pencipta lagu terkait penggunaan lagu ciptaannya secara komersial berdasarkan prinsip keadilan. Matode: Penelitian menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian mencakup LMKN, LMK Wahana Musik Indonesia (WAMI), LMK Karya Cipta Indonesia (KCI), pengguna lagu komersial di Kota Palu, pencipta lagu, serta Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Data diperoleh dari wawancara, kuesioner, serta studi kepustakaan dan peraturan perundang-undangan. Hasil: (1) Hakikat keadilan bagi pencipta lagu terletak pada penghormatan atas hasil intelektual pencipta lagu, melalui perlindungan hak, pengakuan kepemilikan, dan distribusi manfaat yang adil melalui sistem hukum yang berpihak; (2) Perlindungan hukum masih lemah karena rendahnya kesadaran dan ketaatan hukum, lemahnya penegakan, serta kurangnya transparansi pengelolaan royalti; (3) Konsep ideal mencakup integrasi substansi hukum melalui regulasi teknis pengelolaan royalti berbasis data dan teknologi; struktur hukum melalui kelembagaan yang menggunakan sistem digitalisasi pengelolaan royalti; dan budaya hukum melalui edukasi hukum membangun kesadaran kolektif akan pentingnya hak cipta. Sinergi ketiganya mewujudkan perlindungan yang adil, aplikatif, dan mendukung ekosistem musik berkelanjutan. Kesimpulan: Diperlukan sistem hukum yang kuat dan berbasis teknologi untuk mewujudkan perlindungan hukum yang adil dan aplikatif bagi pencipta lagu. Kebaruan: Penelitian ini menawarkan konsep perlindungan hukum inovatif bagi pencipta lagu dengan mengintegrasikan struktur, substansi, dan budaya hukum dengan memanfaatkan teknologi digital untuk transparansi pengelolaan royalti dan penguatan kesadaran kolektif, sehingga menciptakan perlindungan yang aplikatif dan berkeadilan dalam hak cipta musik di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hak Cipta, Keadilan, Perlindungan Pencipta lagu, Royalti, Transparansi |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | - Nurhasnah |
| Date Deposited: | 17 Nov 2025 07:23 |
| Last Modified: | 17 Nov 2025 07:23 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50772 |
