POTENSI PERLINDUNGAN INDIKASI GEOGRAFIS KAIN KARAWO DI PROVINSI GORONTALO = POTENTIAL PROTECTION OF GEOGRAPHICAL INDICATIONS OF KARAWO FABRIC IN GORONTALO PROVINCE


HAYYU, MUTIA AULIA (2025) POTENSI PERLINDUNGAN INDIKASI GEOGRAFIS KAIN KARAWO DI PROVINSI GORONTALO = POTENTIAL PROTECTION OF GEOGRAPHICAL INDICATIONS OF KARAWO FABRIC IN GORONTALO PROVINCE. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
B011201100-AO1fJxFpznaTNP8W-20250820152458.jpg

Download (419kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B011201100-1-2.pdf

Download (254kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
B011201100-dp.pdf

Download (176kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
B011201100-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 July 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

MUTIA AULIA HAYYU (B011201100). Perlindungan Indikasi Geografis Kain Karawo Di Provinsi Gorontalo, dibimbing oleh Hasbir Paserangi. Latar Belakang: Sulaman Karawo telah menjadi simbol identitas budaya Gorontalo, yang berkontribusi signifikan dalam Pembangunan ekonomi, kesenian, sosial, dan Pendidikan. Proses pembuatan Sulaman Karawo Gorontalo tergolong rumit yang dilakukan secara manual melalui tahap pembuatan desain motif, pengirisan dan pencabutan serat kain, pembentukan motif, pembuatan Rawang (morawang), dan finishing. Tujuan: penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui faktor alam / manusia terhadap karakteristik Kain Karawo Gorontalo sehingga berpotensi untuk di daftarkan dengan Indikasi Geografis Serta melihat upaya pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mengupayakan perlindungan industri Kain Karawo dalam bentuk Indikasi Geografis. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan metode empiris yaitu penelitian yang diperoleh langsung dengan melakukan kunjungan dan wawancara langsung kepada pengrajin kain Karawo di Provinsi Gorontalo. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa (1) Pengaruh Faktor Alam dan Faktor Manusia terhadap karakteristik Sulaman Kain Karawo ialah berpotensi untuk di daftarkan Indikasi Geografisnya. Faktor Alam memberi pengaruh melalui ketersediaan bahan baku, inspirasi motif dari flora dan fauna, yang mendukung proses pembuatan Sulaman Kain Karawo. Faktor Manusia berperan dalam pembuatan sulaman Kain Karawo secara manual, pewaris tradisi dan kreativitas desain yang terus berkembang. Gabungan dari kedua faktor inilah yang menghasilkan produk yang khas bernilai tinggi baik secara budaya maupun ekonomi. (2) Upaya pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mengupayakan perlindungan industri Kain Karawo sejauh ini telah melakukan berbagai Upaya untuk melindungi Sulaman Kain Karawo sebagai produk dengan Indikasi Geografis. Langkah–Langkah seperti pendaftaran IG, pelestarian tradisi, penguatan kapasitas pengrajin dan promosi produk telah menunjukkan komitmen dalam menjaga keunikan dan nilai budaya dari Sulaman Kain Karawo. Pemerintah Provinsi Gorontalo telah melakukan pendaftaran Indikasi Geografis namun masih tahap proses pemeriksaan administratif dan masih ada beberapa kelengkapan dokumen deskripsi yang harus dilengkapi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Indikasi Geografis, Kain Karawo, Perlindungan Hukum.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 17 Nov 2025 06:29
Last Modified: 17 Nov 2025 06:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50766

Actions (login required)

View Item
View Item