ASHARI, AULIA (2025) Analisis Konstruksi dan Hasil Tangkapan Sero di Kec. Bontomatene Kab. Kepulauan Selayar Provinsi Sulawesi Selatan = Analysis of Guiding Barrier Trap Construction and Catches in Bontomatene District, Selayar Islands, South Sulawesi Province. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L051211074-Cover.jpg
Download (422kB) | Preview
L051211074-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (326kB)
L051211074-dp(FILEminimizer).pdf
Download (297kB)
L051211074-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 10 June 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Kabupaten Kepulauan Selayar merupakan salah satu diantara 24 Kabupaten/ Kota di Provinsi Sulawesi Selatan yang letaknya di ujung selatan semenanjung Sulawesi Selatan. Kegiatan penangkapan menggunakan alat tangkap sero di Kecamatan Bontomatene dilakukan secara turun temurun dengan ukuran yang berbeda sesuai dengan kondisi lokasi perairan dimana alat tangkap tersebut ditempatkan, oleh karena itu penelitian mengenai konstruksi dan hasil tangkapan sero dilakukan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan konstruksi dan hasil tangkapan sero. Metode. Penelitian ini dilaksanakan pada Februari 2025 – Maret 2025 di Kecamatan Bontomatene Kabupaten Kepulauan Selayar. Metode yang digunakan dalam peneitian ini adalah metode studi kasus. Analisis data menggunakan metode deksriptif dengan membuat desain konstruksi sero menggunakan software Microsoft word. Data jenis dan jumlah hasil tangkapan diolah menggunakan software Microsoft excel. Hasil. Konstruksi alat tangkap sero terdiri dari empat bagian utama yaitu penaju (leader net), serambi (trap net), badan (body), dan kantong (crib). Jaring yang digunakan yaitu jenis jaring bahan trawl PE dengan ukuran mesh size jaring 1 inch dan tinggi jaring 2,5 – 4 m. Kayu yang digunakan adalah kayu bitti sekitar ±350 kayu dengan tinggi 4 – 7 m. Jarak antara kayu 0,1 – 1 m. Bambu yang digunakan sekitar ± 50 bambu dan tali pada sudut bambu dari bahan PE no. 3. Hasil tangkapan sero yang diperoleh selama 20 trip penangkapan menghasilkan rata-rata 19 jenis hasil tangkapan. Kesimpulan. Konstruksi ketiga unit sero di lokasi penelitian mempunyai konstruksi yang sama, yang membedakan yaitu pada ukuran karakteristik bagian-bagian alat tangkap yang disesuaikan dengan kondisi perairan dimana sero ditempatkan. Ikan baronang (Siganus canaliculatus) mendominasi hasil tangkapan ketiga unit sero dengan proporsi tangkapan sebesar 35% - 61%.
Keyword : Konstruksi, Sero, Ikan Baronang, Alat Tangkap, Kepulauan Selayar.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Construction, Guiding Barrier Trap, Baronang Fish, Fishing Gear, Selayar Island. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 17 Nov 2025 01:21 |
| Last Modified: | 17 Nov 2025 01:21 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50735 |
