Legalisasi Aborsi bagi Korban Perkosaan dalam Hukum Positif di Indonesia = Legalization of Abortion for Rape Victims in Positive Law in Indonesia


SETIAWAN, RENIH (2025) Legalisasi Aborsi bagi Korban Perkosaan dalam Hukum Positif di Indonesia = Legalization of Abortion for Rape Victims in Positive Law in Indonesia. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
B012232015-Mo4xladOzKX61AiR-20250708210855.jpg

Download (360kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B012232015-1-2.pdf

Download (253kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
B012232015-dp.pdf

Download (243kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
B012232015-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 June 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK RENIH SETIAWAN (B012232015). Legalisasi Aborsi bagi Korban Perkosaan dalam Hukum Positif di Indonesia. Dibimbing oleh Syarif Saddam Rivanie. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi legalisasi aborsi dalam hukum positif dan faktor penegakan hukum yang menghambat akses aborsi di Indonesia. Tipe penelitian ini adalah tipe penelitian hukum empiris. Menggunakan pendekatan struktural, interdisipliner, dan pendekatan pluralisme. Penelitian ini menggunakan data primer, yakni data yang diperoleh secara langsung di lapangan melalui wawancara, dan data sekunder, yaitu data yang diperoleh melalui studi pustaka terhadap dokumen, jurnal ilmiah, artikel ilmiah, dan sumber internet yang relevan. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Implikasi legalisasi aborsi memunculkan pro dan kontra berdasarkan perspektif HAM, kontradiksi pandangan agama, kontroversi batas usia kehamilan untuk dilakukan layanan aborsi, keterbatasan kewenangan dalam pelayanan aborsi, menyempitnya kewenangan pihak yang memeriksa adanya dugaan perkosaan, potensi penyalahgunaan kewenangan dokter dan tenaga kesehatan, masalah pembuktian adanya tindak pidana perkosaan, dan aborsi dianggap bertentangan dengan sumpah Hipokrates. (2) Legalisasi aborsi menunjukkan bahwa faktor hukum, faktor penegak hukum terutama aparat kepolisian yaitu kurangnya pemahaman dan pengetahuan atas aturan aborsi, faktor masyarakat, sarana dan fasilitas pelayanan, menjadi kendala penegakan aturan. Legalisasi aborsi sebagai pemenuhan hak korban perkosaan tidak terlaksana sepenuhnya. Tantangan terletak pada lemahnya penegakan pada sistem hukum. Perlu pendekatan yang pragmatis, rasional, terpadu, dan komprehensif terhadap aturan aborsi. Menganalisis kendala dilakukan sebagai upaya mengoptimalkan seluruh peran yang terlibat dalam menjalankan fungsi hukum di masyarakat, terpenuhinya hak korban, serta untuk mendukung penegakan hukum positif di Indonesia. Kata Kunci: Legalisasi Aborsi, Korban Perkosaan, Hukum Positif.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Legalisasi Aborsi, Korban Perkosaan, Hukum Positif.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 17 Nov 2025 00:55
Last Modified: 17 Nov 2025 00:55
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50721

Actions (login required)

View Item
View Item