TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KEKERASAN FISIK YANG DILAKUKAN OLEH SUAMI TERHADAP ISTRI SECARA BERLANJUT (STUDI KASUS PUTUSAN NO.180/PID.SUS/2020/PN.SDA) = LEGAL REVIEW OF PHYSICAL VIOLENCE PERPETRATED BY A HUSBAND AGAINST HIS WIFE ON AN ONGOING BASIS" (CASE STUDY OF DECISION NO.180/PID.SUS/2020/PN.SDA)


RANGGINA, FILDZAH IMARAYA (2025) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KEKERASAN FISIK YANG DILAKUKAN OLEH SUAMI TERHADAP ISTRI SECARA BERLANJUT (STUDI KASUS PUTUSAN NO.180/PID.SUS/2020/PN.SDA) = LEGAL REVIEW OF PHYSICAL VIOLENCE PERPETRATED BY A HUSBAND AGAINST HIS WIFE ON AN ONGOING BASIS" (CASE STUDY OF DECISION NO.180/PID.SUS/2020/PN.SDA). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
B011181530-NlJgc0wUP9D7rObC-20250820164942.jpg

Download (329kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B011181530-1-2.pdf

Download (190kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
B011181530-dp.pdf

Download (42kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
B011181530-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 July 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang masih kerap dipandang sebagai urusan privat, sehingga penanganannya kerap mengalami hambatan, terutama dalam menjamin perlindungan hukum bagi korban, khususnya perempuan. Tujuan : untuk mengkaji secara yuridis penerapan hukum pidana materiil terhadap kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh suami terhadap istri serta menelaah pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana, dengan studi kasus Putusan No. 180/Pid.Sus/2020/PN.SDA. Metode : Penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi putusan. Data diperoleh dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier melalui studi dokumen dan studi kepustakaan, lalu dianalisis secara kualitatif. Hasil : Penerapan Pasal 44 ayat (1) UU No. 23 Tahun 2004 juncto Pasal 65 KUHP dalam Putusan No. 180/Pid.Sus/2020/PN.SDA telah memenuhi unsur pidana kekerasan dalam rumah tangga, baik dari segi subjek hukum, bentuk kekerasan fisik, maupun unsur perbuatan yang dilakukan secara berulang. Namun, pertimbangan hukum hakim belum sepenuhnya mencerminkan perlindungan komprehensif bagi korban sebagaimana diamanatkan oleh UU PKDRT, terutama dalam aspek perlindungan dan pemulihan korban. Kesimpulan : Meskipun secara formil penerapan hukum pidana materiil telah dilakukan, substansi keadilan belum sepenuhnya terpenuhi karena perlindungan terhadap korban masih kurang optimal. Penegakan hukum dalam kasus KDRT harus memperhatikan pemulihan menyeluruh bagi korban, baik secara fisik, psikis, maupun sosial, serta memperkuat perspektif keadilan restoratif dalam pertimbangan putusan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: KDRT, Perlindungan Hukum, Penerapan Hukum Pidana
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 14 Nov 2025 02:05
Last Modified: 14 Nov 2025 02:05
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50702

Actions (login required)

View Item
View Item