TINJAUAN HUKUM TINDAK PIDANA MEMPERTONTONKAN DIRI DENGAN MUATAN PORNOGRAFI DI MEDIA SOSIAL (Studi Putusan Nomor 906/Pid.B/2022/PN Jkt.Brt) = LEGAL RIVIEW OF THE CRIME OF EXPOSING ONESELF WITH PORNOGRAPHIC CONTENT ON SOCIAL MEDIA (Studi Of Decision Number 906/Pid.B/2022/PN Jkt.Brt)


MAULIDA M, NURUL DIAN (2025) TINJAUAN HUKUM TINDAK PIDANA MEMPERTONTONKAN DIRI DENGAN MUATAN PORNOGRAFI DI MEDIA SOSIAL (Studi Putusan Nomor 906/Pid.B/2022/PN Jkt.Brt) = LEGAL RIVIEW OF THE CRIME OF EXPOSING ONESELF WITH PORNOGRAPHIC CONTENT ON SOCIAL MEDIA (Studi Of Decision Number 906/Pid.B/2022/PN Jkt.Brt). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
B011181405-fCJhKuSq9UnOtx16-20250820170458.jpg

Download (362kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B011181405-1-2.pdf

Download (177kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
B011181405-dp.pdf

Download (25kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
B011181405-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 July 2027.

Download (869kB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang : perkembangan teknologi digital khususnya media sosial semakin pesat ditandai dengan meningkatnya jumlah pengguna media sosial pada masyarakat. Dibalik manfaatnya, perkembangan ini juga membawa dampak negatif, diantaranya tindak pidana mempertontonkan diri dengan muatan pornografi di media sosial. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualifikasi tindak pidana mempertontonkan diri dengan muatan pornografi di media sosial berdasarkan perspektif hukum pidana dan menganalisis penerapan hukum pidana terhadap tindak pidana mempertontonkan diri dengan muatan pornografi di media sosial pada Putusan Nomor 906/Pid.B/2022/PN Jkt.Brt. Metode : menggunakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus dan pendekatan perundang-undangan. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan sekunder kemudian dianalisis secara preskriptif-normatif. Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa tindak pidana terdakwa mempertontonkan diri dengan muatan pornografi memenuhi unsur pada UU ITE dan UU Pornografi. Namun hakim menjatuhkan hukuman yang terbilang rendah tanpa mempertimbangakan tujuan pemidanaan agar mencegah terjadinya tindak pidana yang serupa. Kesimpulan : hakim dalam mempertimbangkan putusan pada tindak pidana mempertontonkan pornografi di media sosial harus memperhatikan unsur-unsur yang terdapat dalam UU Pornografi dan UU ITE sehingga pidana yang dijatuhkan akan lebih adil dan setimpal sesuai dengan tujuan pemidanaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Pornografi, Media sosial, Kesusilaan
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 13 Nov 2025 03:47
Last Modified: 13 Nov 2025 03:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50673

Actions (login required)

View Item
View Item