MUSTAFA, A.ALIF (2025) PERLINDUNGAN KONSUMEN ATAS ANJURAN (ENDORSEMENT) YOUTUBER PADA PIALANG PERDAGANGAN BERJANGKA ILEGAL = CONSUMER PROTECTION AGAINST YOUTUBER ENDORSEMENT OF ILLEGAL FUTURES BROKERS. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
B011181318-24Be57UlG0ED1WNr-20250817224531.jpg
Download (328kB) | Preview
B011181318-1-2.pdf
Download (344kB)
B011181318-dp.pdf
Download (219kB)
B011181318-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 July 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Pialang perdagangan berjangka ilegal banyak melakukan kerjasama dengan figur publik, salah satunya Youtuber yang memiliki banyak pelanggan dan dikenal luas oleh masyarakat dalam melakukan endorsement layanan mereka untuk memberikan kesan kegiatan usaha dan layanan yang ditawarkan telah memperoleh izin dan beroperasi secara legal. Praktik ini menimbulkan ketidakpastian hukum serta potensi kerugian yang besar bagi konsumen pasar perdagangan berjangka komoditi. Tujuan: Untuk menelaah apakah tindakan anjuran (endorsement) pialang perdagangan berjangka ilegal oleh Youtuber memenuhi unsur pelanggaran perlindungan konsumen menurut peraturan perundang-undangan dan menganalisis bentuk pertanggungjawaban Youtuber atas anjuran (endorsement) pialang perdagangan berjangka ilegal. Metode: Menggunakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan bahan non-hukum yang dianalisis secara preskriptif Hasil: Anjuran (endorsement) pialang perdagangan berjangka oleh Youtuber memenuhi unsur pelanggaran hak konsumen atas informasi yang benar, lengkap dan tidak menyesatkan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen pada pasal 4 huruf (c), 7 huruf (b), 9 ayat (2), 17 dan Pasal 20. Perlindungan konsumen atas endorsement pialang perdagangan berjangka ilegal belum memadai akibat kerangka regulasi yang terfragmentasi dan bersifat reaktif, serta kinerja kelembagaan Bappebti yang belum optimal. Youtuber dapat diklasifikasikan sebagai pelaku usaha periklanan dan dapat dimintai pertanggungjawaban secara perdata melalui gugatan perbuatan melawan hukum, secara pidana berdasarkan Undang-Undang Informasi, dan Transaksi Elektronik dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen, dan secara administratif oleh Bappebti berdasarkan kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang Perdagangan Berjangka Komoditi. Kesimpulan: Anjuran (endorsement) pialang perdagangan berjangka oleh Youtuber memenuhi unsur pelanggaran hak konsumen atas informasi. Perlindungan hukum bagi konsumen terhadap anjuran pialang ilegal oleh Youtuber belum memadai akibat kelemahan dari sisi regulasi dan kelembagaan. Youtuber sebagai penganjur dapat dimintai pertanggungjawaban secara perdata, pidana, dan administratif atas kerugian yang ditimbulkan oleh anjuran yang dibuatnya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anjuran, Perlindungan Konsumen, Pialang Berjangka Ilegal, Tanggung Jawab Hukum, Youtuber. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 13 Nov 2025 00:49 |
| Last Modified: | 13 Nov 2025 00:49 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50652 |
