SYAIFANAYAH, DIAH (2025) Strategi Peningkatan Jumlah Pengguna Angkutan Bus Berdasarkan Persepsi Dan Kebutuhan Mobilitas Penduduk Kota Makassar = Strategies For increasing Public Buses Users Based On The Perception and Mobility Needs of Makassar City Residents. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
P092221003-cjmU2HR4xpyhCSnG-20250605113416.png
Download (180kB) | Preview
P092221003-1-2.pdf
Download (665kB)
P092221003-dp.pdf
Download (196kB)
P092221003-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 May 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Tingginya penggunaan kendaraan pribadi menimbulkan masalah kemacetan lalu lintas yang berkepanjangan di Kota Makassar. Untuk mengatasinya, pemerintah telah menyelenggarakan angkutan bus umum sejak lama. Kenyataannya pengguna kendaraan pribadi terus meningkat, sebaliknya pengguna angkutan bus sangat sedikit sehingga load factor tidak mencapai tingkat minimum. Penelitian ini bertujuan, 1) mengidentifikasi cakupan pelayanan angkutan bus terhadap kebutuhan mobilitas penduduk Kota Makassar; 2) mengidentifikasi persepsi masyarakat terhadap preferensi kinerja pelayanan angkutan bus agar dapat beralih dari penggunaan kendaraan pribadi, serta 3) menyusun strategi peningkatan pengguna angkutan bus berdasarkan persepsi dan kebutuhan mobilitas penduduk. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebar secara online dan offline. Jumlah sampel sebesar 270 orang ditetapkan dengan metode purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif statistik, kualitatif deskriptif, content analysis, perhitungan dengan mean dan standar deviasi, matriks IFE, EFE, SWOT, dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan 1) 71% responden bertempat tinggal pada radius jarak 0-1000 meter dan sekitar 29% menetap >1000-4000 meter. Baik masyarakat yang berada dekat atau jauh dengan halte, senang menggunakan sepeda motor yang menyebabkan keberagamaan kebutuhan mobilitas. Indikator berupa waktu pergerakan menunjukkan kesesuaian dengan jadwal operasional bus. 2) persepsi pengguna kendaraan pribadi terhadap kinerja layanan eksisting didominasi oleh respon positif dimana atribut layanan bus yang memberi pengaruh terhadap keinginan masyarakat untuk beralih dari penggunaan kendaraan pribadi yakni keterjangkauan tarif, perawatan halte dan bus, serta jam operasional sedangkan atribut dengan pengaruh terkecil adalah sistem pembayaran. Analisis preferensi menunjukkan 60% responden memilih CCTV untuk layanan keamanan, aplikasi sebesar 64% sebagai media informasi, dan jadwal operasional dari pukul 05.00 – 22.00 sebanyak 78%, yang telah menunjukkan kesesuaian dengan layanan eksisting. Untuk jarak berjalan dan bersepeda, 53% responden memilih jarak <100 meter untuk jalan kaki dan 51% memilih <0,5 Km untuk bersepeda. Selain itu, 59% responden lebih menyukai tarif dibawah harga saat ini dan 40% dari mereka merasa nyaman dengan metode pembayaran secara tunai, 3) berdasarkan hasil analisis kebutuhan mobilitas, persepsi, dan preferensi, tiga strategi prioritas yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengguna angkutan bus yakni optimalisasi akses halte di rentang 0-500 meter, penyediaan papan dan sistem informasi penunjuk arah (wayfinding) pada halte dan bus, pelaksanaan sosialisasi dan edukasi mengenai informasi layanan bus, prosedur penggunaan layanan bus secara terpadu, serta manfaat dan dampak penggunaan jasa layanan transportasi umum untuk masa depan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Persepsi, Preferensi, Transportasi umum, Jumlah penumpang, Mobilitas berkelanjutan |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Teknik Transportasi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 13 Nov 2025 02:37 |
| Last Modified: | 13 Nov 2025 02:37 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50636 |
