STUDI INDEKS BAHAYA BENCANA LONGSOR BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN ANALYTICAL HERARCHY PROCESS DI KECAMATAN TAPALANG KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT = STUDY OF LANDSLIDE HAZARD INDEX BASED ON GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM AND ANALYTICAL HERARCHY PROCESS IN TAPALANG DISTRICT, MAMUJU REGENCY, WEST SULAWESI PROVINCE


WIDIASTUTI, MENIK (2025) STUDI INDEKS BAHAYA BENCANA LONGSOR BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN ANALYTICAL HERARCHY PROCESS DI KECAMATAN TAPALANG KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT = STUDY OF LANDSLIDE HAZARD INDEX BASED ON GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM AND ANALYTICAL HERARCHY PROCESS IN TAPALANG DISTRICT, MAMUJU REGENCY, WEST SULAWESI PROVINCE. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
P122232003-MjZByW8nci60V9k5-20250630165540.jpg

Download (398kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
P122232003-1-2.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
P122232003-dp.pdf

Download (222kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
P122232003-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 June 2027.

Download (10MB)

Abstract (Abstrak)

Menik Widiastuti. Studi Indeks Bahaya Bencana Longsor Berbasis Sistem Informasi Geografis dan Analytical Herarchy Process di Kecamatan Tapalang Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Dibimbing oleh Sri Widodo dan Miswar Tumpu). Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, merupakan salah satu wilayah di Provinsi Sulawesi Barat yang memiliki tingkat kerawanan longsor yang tinggi. Faktor-faktor geoteknik seperti kemiringan lereng, jenis tanah, curah hujan, serta penggunaan lahan berkontribusi signifikan terhadap kejadian longsor di wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor geoteknik yang mempengaruhi bahaya longsor, menentukan indeks bahaya longsor, serta merumuskan strategi mitigasi yang efektif berbasis Sistem Informasi Geografis (GIS) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Kecamatan Tapalang memiliki tingkat bahaya longsor sedang hingga tinggi, terutama di daerah dengan topografi curam dan curah hujan yang tinggi. Pemetaan indeks bahaya longsor yang dihasilkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan mitigasi yang lebih terarah. Beberapa strategi mitigasi yang direkomendasikan meliputi penguatan lereng dengan teknik bioengineering, pembangunan sistem drainase yang lebih efektif, serta revegetasi pada area kritis. Selain itu, peningkatan kapasitas masyarakat melalui edukasi dan sistem peringatan dini juga menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko longsor. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan mitigasi bencana berbasis data spasial guna mengurangi dampak bencana longsor serta meningkatkan ketahanan wilayah terhadap ancaman bencana geologi.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Longsor, GIS, AHP, Indeks Bahaya Longsor, Mitigasi Bencana
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Manajemen Bencana
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 13 Nov 2025 01:07
Last Modified: 13 Nov 2025 01:07
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50628

Actions (login required)

View Item
View Item