PENGARUH PADAT PENEBARAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI MAGGOT (HERMETIA ILLUCENS) = EFFECT OF STOCKING DENSITY ON MAGGOT (HERMETIA ILLUCENS) GROWTH AND PRODUCTION


AL HUSAINI, MUHAMMAD FADIL (2025) PENGARUH PADAT PENEBARAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI MAGGOT (HERMETIA ILLUCENS) = EFFECT OF STOCKING DENSITY ON MAGGOT (HERMETIA ILLUCENS) GROWTH AND PRODUCTION. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L031211007-Cover.jpg

Download (451kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
L031211007-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (423kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L031211007-dp(FILEminimizer).pdf

Download (270kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L031211007-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 14 May 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

MUHAMMAD FADIL AL HUSAINI. “Pengaruh Padat Penebaran Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Maggot (Hermetia Illucens)” (Ir. Irfan Ambas, M.Sc., Ph. D) Latar belakang. Maggot merupakan salah satu jenis pakan alami yang memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Maggot memiliki kemampuan mengurai sampah organik yang ramah lingkungan sehingga maggot banyak diminati untuk dibudidayakan oleh Masyarakat baik untuk pemanfaatan secara pribadi maupun untuk komersialisasi. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi pada budidaya adalah padat penebaran. Padat tebar yang tepat yaitu kepadatan yang mampu menghasil pertumbuhan dan produksi maggot yang optimal.Penelitian ini mengevaluasi beberapa padat penebaran awal larva maggot untuk mendapatkan gambaran laju pertumbuhan dan produksi terbaik. Metode. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2025 sampai Maret 2025 di Unit Hatchery Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin. Hewan uji yang digunakan adalah bibit maggot yang berumur 5 hari setelah menetas, berukuran 0,78 mg/ekor. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan padat tebar dengan masing-masing terdiri dari 3 ulangan. Perlakuan yang diuji yaitu padat penebaran larva 1 individu/cm2 (A); 2 individu/cm2 (B), 3 individu/cm2 (C) dan 4 individu/cm2. (D). Hasil. Data hasil penelitian yang dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA, menunjukkan bahwa padat penebaran berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap pertumbuhan dan poduksi maggot. Selanjutnya hasil uji lanjut W tuckey menunjukkan bahwa, pertumbuhan mutlak (g) secara nyata (P<0.05) didapatkan lebih tinggi pada padat tebar 4 individu/cm2 (142,26 ± 6.37 g) dan produksi sebesar 0,4954 ± 0,022 g/cm2 . Pertumbuhan berat mutlak terendah (31,08 ± 1,87 g) diperoleh pada padat tebar 1 individu/cm2 dengan produksi terendah hanya 0,1083 ± 0,006d g/cm2. Kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa untuk mendapatkan pertumbuhan mutlak dan produksi maggot yang terbaik, pada pemeliharaan maggot digunakan padat tebar 4 individu/cm2.

Keyword : Maggot, padat tebar, Pertumbuhan, Produksi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Stocking density, Maggot, Growth, Production.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Budidaya Perairan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 12 Nov 2025 07:42
Last Modified: 12 Nov 2025 07:42
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50625

Actions (login required)

View Item
View Item