ASIH, YESMI APRILIYANTI (2025) Analisis Mikroplastik pada Sedimen Habitat Kerang Lentera (Lingula sp) di Muara Sungai Biringkassi, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan = Analysis of Microplastics in Lantern Shells (Lingula sp) Habitat Sediment at the Biringkassi River Estuary, Pangkajene and Islands Regency, South Sulawesi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L021211040-Cover.jpg
Download (354kB) | Preview
L021211040-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (212kB)
L021211040-dp(FILEminimizer).pdf
Download (129kB)
L021211040-fullllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 11 June 2027.
Download (884kB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Biringkassi sebagai salah satu penghasil sampah plastik perairan yang dampaknya terhadap ekosistem sangat signifikan, termasuk akumulasi mikroplastik di sedimen yang mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan organisme. kontaminasi mikroplastik telah teridentifikasi di berbagai perairan. Muara Sungai Biringkassi, Sulawesi Selatan, tercemar akibat aktivitas masyarakat yang bermukim di sepanjang pinggiran sungai. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi mikroplastik dan menganalisis bentuk, warna dan ukuran serta jenis polimer partikel mikroplastik pada sedimen habitat kerang lentera (Lingula sp). Metode. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, pengambilan sampel sedimen menggunakan Ekman grab kemudian dianalisis di laboratorium. Analisis dilakukan berdasarkan warna, bentuk, ukuran dan jenis polimernya. Hasil. Konsentrasi mikroplastik stasiun satu yaitu 73,33, stasiun dua 40,00 dan stasiun tiga 33,33 partikel/kg. Mikroplastik ditemukan sebanyak 22 partikel dengan tiga bentuk berbeda yaitu serpihan, lembaran dan serat, dengan serat sebagai jenis dominan. Warna mikroplastik yaitu biru, putih, merah, hijau, coklat, hitam dan kuning. Ukuran partikel bervariasi dari 0,29 mm hingga 2,94 mm, yang mencerminkan proses serpihantasi plastik. Jenis polimer yang teridentifikasi meliputi Polypropylene, Polyethylene Terephthalate, dan Ethylene Vinyl Acetate. Keragaman mikroplastik berdasarkan bentuk (DMPSH), warna (DMPC) dan ukuran (DMPS) masing-masing 0,60, 0,76 dan 0,58. Nilai (MPDII) yaitu 0,64. Kesimpulan. Sedimen habitat kerang lentera (Lingula sp) di Muara Sungai Biringkassi terkontaminasi mikroplastik yang berasal dari berbagai sumber dengan karakteristik yang beragam dari segi bentuk, warna, ukuran serta jenis polimer.
Keyword : biringkassi; plastik; mikroplastik; sedimen; lingula (sp).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Biringkassi; plastic; microplastic; sediment; lingula (sp). |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 12 Nov 2025 05:34 |
| Last Modified: | 12 Nov 2025 05:34 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50615 |
