SYERINA, FARRAH (2025) MORFOMETRIK DAN MERISTIK IKAN PEPETEK Deveximentum insidiator (Bloch, 1787) DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN BEBA, KABUPATEN TAKALAR, SULAWESI SELATAN = Morphometrics and Meristics of Pugnose Ponyfish, Deveximentum insidiator (Bloch, 1787) at Beba Fish Landing, Takalar Regency, South Sulawesi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L021211017-Cover.jpg
Download (368kB) | Preview
L021211017-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (304kB)
L021211017-dp(FILEminimizer).pdf
Download (85kB)
L021211017-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 21 May 2027.
Download (682kB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Beba di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, memiliki peranan penting dalam mendukung infrastruktur perikanan. Ikan pepetek, Deveximentum insidiator memiliki ciri khas mulut yang mengarah ke atas saat memanjang dan profil rahang bawah yang hampir tegak vertikal saat mulut tertutup. Tubuhnya relatif tinggi dan memiliki panjang sekitar 10 cm. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter morfometrik dan meristik ikan pepetek, D. insidiator yang berada di Pangkalan Pendaratan Ikan Beba. Metode: Penelitian ini berlangsung sejak Oktober-Desember 2024. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 300 ekor. Data morfometrik yang telah diperoleh dianalisis menggunakan uji diskriminan untuk mengetahui perbedaan karakter morfometrik ikan jantan dan betina kemudian dilakukan uji lanjutan menggunakan metode stepwise untuk mendapatkan karakter penciri terhadap kelompok sampel. Semua uji statistik dilakukan melalui perangkat lunak SPSS versi 16.0. Untuk karakteristik meristik dianalisis menggunakan software Microsoft excel. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa ikan pepetek jantan memiliki ukuran morfometrik yang lebih besar dibandingkan betina, dengan tiga karakter yang berbeda signifikan, yaitu panjang baku (PB), diameter mata (DM), dan panjang sirip dada (PSD). Analisis diskriminan menunjukkan bahwa 63% sampel dapat diklasifikasikan dengan tepat sesuai jenis kelamin. Karakter meristik menunjukkan bahwa jari-jari keras sirip punggung berjumlah 6-8 buah dan jari-jari lemah sirip punggung 10-16 buah, tidak ada perbedaan antara jantan dan betina. Hasil penelitian ini menjelaskan variasi morfometrik dan meristik ikan pepetek yang dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan genetik. Kesimpulan: Karakter morfometrik ikan peperek, D. insidiator, yang menjadi karakter penciri jantan dan betina meliputi panjang baku (PB), diameter mata (DM), dan panjang sirip dada (PSD). Sedangkan, karakter meristik tidak berbeda antara jantan dan betina.
Keyword : Deveximentum insidiator, ikan pepetek, morfometrik, meristik, Pendaratan Ikan Beba.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Deveximentum insidiator, pugnose ponyfish, morphometric, meristic, Beba fish landing. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 12 Nov 2025 05:29 |
| Last Modified: | 12 Nov 2025 05:29 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50612 |
