Analisis Kelimpahan dan Komposisi Jenis Fitoplankton Berpotensi Berbahaya (HABs) di Perairan Pesisir Desa Boddia Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar = Analysis of the Abundance and Species Composition of Potentially Harmful Phytoplankton (HABs) in the Coastal Waters of Boddia Village, Galesong Subdistrict, Takalar Regency


MUDMAINNA, ALYA (2025) Analisis Kelimpahan dan Komposisi Jenis Fitoplankton Berpotensi Berbahaya (HABs) di Perairan Pesisir Desa Boddia Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar = Analysis of the Abundance and Species Composition of Potentially Harmful Phytoplankton (HABs) in the Coastal Waters of Boddia Village, Galesong Subdistrict, Takalar Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L011211121-Cover.jpg

Download (383kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
L011211121-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (332kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L011211121-dp(FILEminimizer).pdf

Download (188kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L011211121-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 9 July 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Aktivitas antropogenik dan limpasan daratan dapat meningkatkan nutrien, sehingga memicu kemunculan fitoplankton berpotensi berbahaya (HABs) yang menghasilkan toksin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan komposisi jenis fitoplankton berpotensi berbahaya (HABs), dan menganalisis hubungan antara kelimpahan fitoplankton dengan parameter oseanografi, serta menganalisis struktur komunitas fitoplankton. Penelitian dilakukan pada bulan Februari hingga April 2025 di tiga stasiun penelitian. Fitoplankton diidentifikasi hingga tingkat genus, dan parameter oseanografi yang diukur meliputi suhu, salinitas, pH, kecepatan arus, Total Suspended Solid (TSS), nitrat dan fosfat. Hasil penelitian diperoleh 39 genus fitoplankton, 6 diantaranya termasuk dalam kategori HABs. Persentase rata-rata kemunculan fitoplankton non HABs 97% sedangkan HABs 3%. Kelimpahan fitoplankton HABs tertinggi di stasiun 3 (428 sel/L) dan terendah di stasiun 2 (228 sel/L). Analisis statistik tidak ada perbedaan yang signifikan antara kelimpahan fitoplankton HABs di tiga stasiun penelitian (p value= 0,188>0,05). Hasil penelitian menunjukkan kelimpahan fitoplankton berpotensi berbahaya (HABs) di perairan pesisir Desa Boddia masih tergolong rendah dan belum menunjukkan kondisi membahayakan. Komposisi jenis fitoplankton HABs yang teridentifikasi meliputi genus Nitzschia, Pseudo-nitzschia, Oscillatoria, Dinophysis, Gymnodinium dan Protoperidinium dengan dominasi tertinggi dari genus Pseudo-nitzschia. Kelimpahan fitoplankton HABs berkorelasi signifikan dengan salinitas, pH, dan TSS. Struktur komunitas fitoplankton menunjukkan keseragaman sedang dan sebaran individu antar jenis merata tanpa spesies yang mendominasi.

Keyword : fitoplankton; Harmful Algae Blooms (HABs); kelimpahan; komposisi jenis; parameter oseanografi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Phytoplankton; Harmful Algal Blooms (HABs); abundance; species composition; oceanographic parameters.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 12 Nov 2025 00:30
Last Modified: 12 Nov 2025 00:30
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50586

Actions (login required)

View Item
View Item