Studi Efektifitas Terapi Electrical Stimulation Dengan Menggunakan Matras Elektrik Terhadap Kadar Gula Sewaktu (GDS) Pasien Dengan Dm Tipe 2 Di Puskesmas Tilango Kabupaten Gorontalo = Effectiveness study of Electrical Stimulation Therapy Using an Electric Mat on Random Blood Glucose (RBG) levels in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus at Tilango Public Health Center, Gorontalo Regency


M. ABDULLAH, FATMAH (2025) Studi Efektifitas Terapi Electrical Stimulation Dengan Menggunakan Matras Elektrik Terhadap Kadar Gula Sewaktu (GDS) Pasien Dengan Dm Tipe 2 Di Puskesmas Tilango Kabupaten Gorontalo = Effectiveness study of Electrical Stimulation Therapy Using an Electric Mat on Random Blood Glucose (RBG) levels in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus at Tilango Public Health Center, Gorontalo Regency. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
P062231018-83DemFR46hxTUzcw-20250704191530.jpg

Download (36kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
P062231018-1-2.pdf

Download (274kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
P062231018-dp.pdf

Download (48kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
P062231018-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 July 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Fatmah M. Abdullah. Studi Efektifitas Terapi Electrical Stimulation Dengan Menggunakan Matras Elektrik Terhadap Kadar Gula Sewaktu (GDS) Pasien Dengan Dm Tipe 2 Di Puskesmas Tilango Kabupaten Gorontalo (dibimbing oleh Aryadi Arsyad dan Ika Yustisia) Latar Belakang: Diabetes Mellitus (Dm) merupakan penyakit kronis yang terjadi saat pankreas tidak cukup dalam menghasilkan insulin atau saat tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang telah dihasilkan ditandai dengan hiperglikemia persisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai rata-rata gula darah sewaktu (GDS) sebelum dan sesudah intervensi terapi elektrical stimulation dengan menggunakan matras elektrik. Metode: Sebanyak 25 pasien DM secara Purposive sampling dengan quasi eksperimental design menggunakan nonequivalent control group design, dibagi menjadi dua kelompok (n=13 kelompok eksperimen & n=12 kelompok kontrol): kelompok eksperimen menerima intervensi terapi matras elektrik selama 60 menit sebanyak 3 sesi selama 4 minggu bersamaan dengan mengkonsumsi obat oral yang mengandung sulfonilurea sesuai dosis, sedangkan kelompok kontrol mengkonsumsi obat oral dengan kandungan sulfonilurea sesuai dosis tanpa menjalani terapi matras elektrik. Pengukuran hasil mencakup penilaian kadar GDS 30 menit sebelum terapi dan 30 menit setelah terapi dengan menggunakan alat autocheck. Hasil: Setelah intervensi, analisis data menunjukkan penurunan rata-rata GDS yang signifikan pada kelompok eksperimen, yaitu dari 250,4 mg/dL menjadi 190,8 mg/dL (p < 0,05), dibandingkan dengan kelompok kontrol yang mengalami perubahan minimal, dari 248,2 mg/dL menjadi 240,1 mg/dL (p > 0,05). Kesimpulan: Pada Kelompok Eksperimen secara konsisten menunjukkan penurunan kadar GDS pada pasien DM tipe 2, Penurunan ini signifikan secara statistik berdasarkan analisis pre-test dan post-test, sedangkan pada Kelompok Kontrol hanya mengonsumsi obat antidiabetes oral tanpa terapi matras elektrik menunjukkan penurunan kadar GDS yang lebih kecil, mengindikasikan bahwa intervensi dengan matras elektrik memberikan manfaat tambahan yang signifikan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Diabetes Mellitus (DM) tipe 2, Electrical Stimulation, Matras Elektrik, Gula Darah Sewaktu (GDS) .
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 10 Nov 2025 03:54
Last Modified: 10 Nov 2025 03:54
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50565

Actions (login required)

View Item
View Item