PERSEPSI DAN PERILAKU MASYARAKAT NELAYAN TANGKAP RAJUNGAN (Portunus pelagicus) TERHADAP PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN (PERMEN KP) NOMOR 1 TAHUN 2015 DI KABUPATEN MAROS (Studi Kasus Desa Ampekalle, Kecamatan Bontoa)


RIZAL, ANDI MUH. (2019) PERSEPSI DAN PERILAKU MASYARAKAT NELAYAN TANGKAP RAJUNGAN (Portunus pelagicus) TERHADAP PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN (PERMEN KP) NOMOR 1 TAHUN 2015 DI KABUPATEN MAROS (Studi Kasus Desa Ampekalle, Kecamatan Bontoa). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
19_L24113013_Cover1.jpg

Download (5kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
19_L24113013(FILEminimizer) 1-2.pdf

Download (692kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
19_L24113013(FILEminimizer) dapus-lam.pdf

Download (343kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
19_L24113013(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ANDI MUH. RIZAL (L 241 13 013). Persepsi Dan Perilaku Masyarakat Nelayan Tangkap Rajungan (Portunus pelagicus) Terhadap Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan (Permen KP) Nomor 1 Tahun 2015 Di Kabupaten Maros (Studi Kasus Desa Ampekalle, Kecamatan Bontoa), Di Bimbing oleh Andi Adri Arief Sebagai Pembimbing Utama dan Firman sebagai Pembimbing anggota
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan mengidentifikasi perilaku terhadap pembatasan penangkapan kepiting rajungan pada masyarakat nelayan di Desa Ampekale Kabupaten Maros. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan September sampai Oktober 2017 di Desa Ampekale Kabupaten Maros dengan menggunakan metode survei. Teknik penentuan sampel dilakukan secara random dimana populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nelayan tangkap kepiting rajungan di Dusun Binanga Sangkara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert untuk mengukur persepsi dan distribusi frekuensi untuk megetahui perilaku masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi masyarakat pada Permen KP No. 01 Tahun 2015 pembatasan penangkapan kepiting rajungan masih mendominasi tidak setuju dengan diterapkannya peraturan tersebut, ini dapat dilihat dari beberapa skala persepsi mengenai permen yang telah di ambil di lapangan diantaranya, pengetahuan tentang perment, sikap, persepsi efektifitas implementasi, dan manfaat yang dirasakan dari implementasi perment tersebut. Faktor utama penyebab masyarakat tidak setuju yaitu pendapatan dimana hasil tangkapan mereka ikut berkurang. Sedangkan untuk perilaku masyarakat masih berada pada dominasi persentase yang tinggi pada jawaban tidak ada perubahan perilaku. Sehingga dapat dilihat kurangnya eksisensi dari Permen KP no. 01 Tahun 2015 di masyarakat Desa Ampekale khususnya Dusun Binanga Sangkara.
Kata Kunci: Persepsi, Perilaku, Permen KP No. 01 Tahun 2015, Rajungan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 22 Jun 2021 07:44
Last Modified: 22 Jun 2021 07:44
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/5056

Actions (login required)

View Item
View Item