BRIA, FLAVIYANI (2025) HUBUNGAN ANTARA VARIASI BENTUK KONDIL,POSISI KONDIL,SKEMA OKLUSI SERTA STATUS KEHILANGAN GIGI TERHADAPKELAINAN TEMPOROMANDIBULAR PENGUNJUNG RSGMP UNHAS = RELATIONSHIP OF VARIATIONS IN CONDYLE SHAPE, CONDYLE POSITION, OCCLUSION SCHEME, AND TOOTH LOSS STATUS TO TEMPOROMANDIBULAR ABNORMALITIES IN RSGMP UNHAS VISITORS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
J015221003-Cover.jpeg
Download (527kB) | Preview
J015221003-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (743kB)
J015221003-dp(FILEminimizer).pdf
Download (313kB)
J015221003-full(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 10 March 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Sendi temporomandibular (TMJ) merupakan suatu sendi atau perlekatan yang menghubungkan antara tengkorak dan mandibular yang paling bertanggung jawab pada pergerakan membuka dan menutup rahang. Temporomandibular Disorder (TMD) merupakan kelompok kondisi patologis yang mempengaruhi sendi temporomandibular, otot-otot pengunyah dan struktur pendukung lainnya yang menyebabkan rasa sakit yang signifikan dan disfungsi yang dapat mempengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan. Penyebab gangguan temporomandibular disorder masih belum jelas diketahui, dan multifactorial. Variasi bentuk dan posisi kondil mandibula, skema oklusal serta status kehilangan gigi merupakan faktor-faktor yang dapat saling terkait dalam mempengaruhi biomekanik rahang. Penelitian tentang faktor penyebab terjadinya TMD belum pernah dilakukan terutama yang berfokus pada hubungan antara variasi bentuk dan posisi kondil, skema oklusal dan status kehilangan gigi terhadap prevalensi dan tingkat keparahan kelainan temporomandibular. Tujuan: Mengetahui bagaimana variasi bentuk dan posisi kondil, skema oklusal dan status kehilangan gigi saling berinteraksi dan berkontribusi terhadap pengembangan TMD. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dengan melihat bentuk kondil, posisi kondil dalam foto transkranial yang diambil dengan teknik open closed method dan juga pemeriksaan skema oklusal dan status kehilangan gigi pasien pada pasien dengan keluhan kehilangan gigi disertai TMD dan pasien dengan keluhan kehilangan gigi tanpa TMD. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa bentuk kondil, posisi kondil dan kehilangan gigi memiliki hubungan dan berpengaruh terhadap TMD, sedangkan skema oklusal tidak memiliki pengaruh dan hubungan terhadap TMD. Kesimpulan: Bentuk flatened pada kondil dapat meningkatkan terjadinya TMD. Posisi kondil yang tidak simetris juga dapat meningkatkan terjadinya TMD demikian pula dengan kehilangan gigi terutama gigi posterior.Skema oklusi tidak berpengaruh dan berhubungan dengan TMD.
Keyword : Bentuk kondil mandibular, posisi kondil mandibular, skema oklusal,kehilangan gigi, Temporomandibular Disorder (TMD)
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mandibular condyle shape, mandibular condyle position, occlusal scheme, tooth loss, Temporomandibular Disorder (TMD). |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > PPDGS - Prostodonsia |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 07 Nov 2025 01:58 |
| Last Modified: | 07 Nov 2025 01:58 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50551 |
