RAMADHANI. H, NURUL FITRAH (2025) Hubungan Arkus Longitudinal Medial dengan Keseimbangan dan Kelincahan Karateka Gojukai Bukit Baruga Antang = The Relationship Between Medial Longitudinal Arch and Balance and Agility of Gojukai Bukit Baruga Antang Karatekas. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R021211050-Tyhj1p7YASvsPCwc-20250623153237.jpg
Download (392kB) | Preview
R021211050-1-2.pdf
Download (998kB)
R021211050-dp.pdf
Download (289kB)
R021211050-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 June 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Pendahuluan. Karate merupakan cabang olahraga yang menuntut kesiapan fisik yang kompleks, seperti kelincahan, kekuatan, dan keseimbangan. Berbagai faktor dapat memengaruhi kemampuan tersebut, salah satunya adalah struktur kaki seperti arkus longitudinal medial. Secara anatomis, arkus berperan untuk absorb shock, menjaga keseimbangan, dan membantu saat bergerak sehingga sering diasumsikan memiliki kaitan dengan performa fisik. Namun, beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang berbeda terkait hubungan antara arkus dengan keseimbangan dan kelincahan. Kondisi ini menjadi dasar untuk dilakukannya penelitian lebih lanjut, khususnya pada karateka. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan arkus longitudinal medial dengan keseimbangan dan kelincahan karateka Gojukai Bukit Baruga Antang. Metode. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 40 karateka yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui pengisian formulir identitas, informed consent, kemudian dilakukan pengukuran arkus longitudinal medial menggunakan wet footprint test, keseimbangan statis menggunakan standing stork test, keseimbangan dinamis menggunakan Y balance test, dan kelincahan menggunakan T-test. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji korelasi. Hasil. Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas karateka Gojukai Bukit Baruga Antang memiliki arkus longitudinal medial yang normal, tingkat keseimbangan dinamis berada pada kategori sedang hingga kurang, keseimbangan dinamis didominasi kategori baik, dan sebagian besar karateka berada pada kategori kelincahan sedang. Berdasarkan uji korelasi, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara bentuk arkus longitudinal medial dengan keseimbangan dan kelincahan. Simpulan. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara arkus longitudinal medial dengan keseimbangan dan kelincahan pada karateka Gojukai Bukit Baruga Antang.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Arkus longitudinal medial, keseimbangan statis, keseimbangan dinamis, dan kelincahan |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Fisioterapi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 06 Nov 2025 06:27 |
| Last Modified: | 06 Nov 2025 06:27 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50532 |
