MAWARANI, JESSIKA (2025) Hubungan Mobilitas Ankle dengan Risiko Cedera Ankle pada Anggota UKM Bola Basket Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin = The Relationship between Ankle Mobility and the Risk of Ankle Injury in Members of the Basketball UKM, Faculty Engineering, Hasanuddin University. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R021211001-h285evgjucOZEyPL-20250603150647.jpg
Download (377kB) | Preview
R021211001-1-2.pdf
Download (706kB)
R021211001-dp.pdf
Download (198kB)
R021211001-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Dalam permainan bola basket, ankle joint sangat penting untuk setiap gerakan yang dilakukan pemain karena gerakan yang sangat intens. Akibatnya, pemain yang bermain olehraga basket berisiko mengalami cedera ankle. Berdasarkan hasil observasi di UKM Bola Basket Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin menyatakan bahwa dari 10 anggota, lima di antaranya mengalami cedera ankle, yang menyebabkan penurunan performa pada pemain. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mobilitas ankle dengan risiko cedera ankle pada anggota UKM Bola Basket Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, dengan fokus pada distribusi mobilitas dan risiko cedera ankle. Metode. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif observasional-analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini menggunakan purposive sampling dalam pengambilan sampel, dimana seluruh populasi yang memenuhi kriteria spesifik dijadikan sampel dalam penelitian ini. Hasil. Sampel yang berhasil diperoleh sebanyak 50 orang dan hasil uji korelasi menunjukkan hubungan signifikan antara mobilitas ankle dan risiko cedera ankle pada plantar sinistra (r=0,380; p=0,006), plantar dextra (r=-0,414; p=0,003), dan dorso dextra (r=0,367; p=0,009). Mayoritas responden sebesar 78% mengalami risiko cedera ankle. Kesimpulan. Terdapat hubungan antara mobilitas ankle dengan risiko cedera ankle pada plantar sinistra, plantar dextra, dan dorso dextra. Tidak ada hubungan antara mobilitas ankle dengan risiko cedera ankle pada dorso sinistra. Saran. Peneliti selanjutnya menggunakan alat mSEBT yang lebih modern dan jadikan hasil ini sebagai acuan dalam perencanaan latihan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Mobilitas ankle, risiko cedera ankle, inclinometer, dan mSEBT |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Fisioterapi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 06 Nov 2025 05:26 |
| Last Modified: | 06 Nov 2025 05:26 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50522 |
