Analisis Faktor Cuaca Kejadian Banjir Bandang di Wilayah Masamba Pada Tanggal 13 Juli 2020 = Analysis of Weather Factors in the Flash Flood Event in Masamba on July 13, 2020


M, RESKY AULIA (2025) Analisis Faktor Cuaca Kejadian Banjir Bandang di Wilayah Masamba Pada Tanggal 13 Juli 2020 = Analysis of Weather Factors in the Flash Flood Event in Masamba on July 13, 2020. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
H061211057-Cover.png

Download (229kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
H061211057-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (411kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
H061211057-dp(FILEminimizer).pdf

Download (150kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
H061211057-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 28 May 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Secara geografis, Indonesia berada di antara dua benua (Asia dan Australia) serta dua samudra (Hindia dan Pasifik) sehingga wilayah ini dipengaruhi oleh berbagai fenomena iklim skala lokal, regional, maupun global. Kondisi tersebut menjadikan Indonesia rentan terhadap berbagai bencana alam, termasuk banjir bandang yang merupakan salah satu bencana paling sering terjadi dalam satu dekade terakhir. Banjir bandang adalah kejadian banjir yang singkat dalam waktu sekitar 6 jam yang disebabkan oleh hujan lebat, bendungan jebol, dan tanggul jebol. Pada tanggal 13 Juli 2020, wilayah Masamba, Kabupaten Luwu Utara, dilanda banjir bandang yang menyebabkan puluhan korban jiwa dan banyak warga dilaporkan hilang. Dari kejadian ini menunjukkan perlunya dilakukan penelitian terhadap faktor-faktor cuaca yang dapat memicu curah hujan tinggi penyebab banjir bandang di wilayah Masamba. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model regresi faktor cuaca yang secara signifikan memengaruhi curah hujan, serta menganalisis hubungan antara faktor cuaca yang secara signifikan mempengaruhi curah hujan yang memicu kejadian banjir bandang di wilayah Masamba pada tanggal 13 Juli 2020. Metode. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Stepwise Multiple Regression dimana curah hujan sebagai variabel terikat (Y) dan faktor cuaca sebagai variabel bebas (X). Hasil. Hasil analisis menunjukkan model regresi yang terbentuk untuk memprediksi curah hujan selama periode analisis yaitu dari tanggal 09 – 16 Juli 2020 hanya mempertahankan dua variabel yang signifikan, yaitu kecepatan angin dan arah angin. Dengan nilai R2 sebesar 0.818, menunjukkan model ini mampu menjelaskan bahwa kecepatan angin dan arah angin memiliki pengaruh dominan terhadap intensitas curah hujan yang cukup tinggi selama periode analisis (09 – 16 Juli 2020) penyebab banjir bandang di wilayah Masamba.

Keyword : Stepwise Multiple Regression, Faktor Cuaca, Banjir Bandang, Curah Hujan, Kecepatan Angin, Arah Angin.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Stepwise Multiple Regression, Weather Factors, Flash Flood, Rainfall, Wind Speed, Wind Direction.
Subjects: Q Science > QB Astronomy
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 05 Nov 2025 05:08
Last Modified: 05 Nov 2025 05:08
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50499

Actions (login required)

View Item
View Item