RADHIAH, MUSHLIHAH (2025) ANALISIS FAKTOR KEAMANAN LERENG PADA AREA TAMBANG TANAH LIAT PT SEMEN TONASA INDONESIA BERDASARKAN SIFAT MEKANIK TANAH = ANALYSIS OF SAFETY FACTOR OF CLAY MINE SLOPE PT SEMEN TONASA INDONESIA BASED ON PHYSICAL AND MECHANICAL PROPERTIES OF SOIL. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H061211040-Cover.jpg
Download (310kB) | Preview
H061211040-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (483kB)
H061211040-dp(FILEminimizer).pdf
Download (153kB)
H061211040-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 16 June 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Kestabilan lereng pada tambang tanah liat merupakan faktor penting dalam operasional yang efisien dan aman. Lereng yang tidak stabil dapat meningkatkan risiko longsor dan menghambat kegiatan penambangan. Oleh karena itu, diperlukan analisis kestabilan lereng untuk memastikan keamanan dan keberlanjutan operasional tambang. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisik dan mekanik material tanah pada lereng unit 35 Blok Aura Kasih tambang tanah liat Bontoa PT. Semen Tonasa dan menentukan faktor keamanan lereng juga hubungannya dengan sudut kemiringan lereng. Metode. Penelitian ini diawali dengan pengujian sifat fisik dan mekanik tanah di laboratorium. Pengujian dilakukan untuk menentukan kadar air, berat jenis, bobot isi, kohesi, dan sudut geser dalam tanah. Analisis kestabilan lereng menggunakan metode Bishop dengan perangkat lunak Rocscience Slide 6.0. Variasi sudut lereng dianalisis untuk mengevaluasi faktor keamanan. Hasil. Pengujian di laboratorium untuk mengetahui sifat fisik dan sifat mekanik tanah lereng penambangan, didapatkan nilai kadar air 11.62 %, bobot isi kering sebesar 9.5452 kN/m3, bobot isi basah sebesar 10.6673 kN/m3, berat jenis sebesar 2.65, sudut geser dalam sebesar 38˚ dan kohesi sebesar 10.7873 kPa. Penelitian menunjukkan bahwa faktor keamanan (FK) pada kemiringan 35° adalah 1,670 dalam kondisi kering dan 1,629 dalam kondisi basah. Berdasarkan standar KEPMEN ESDM No. 1827, lereng ini dinyatakan stabil. Variasi sudut kemiringan menunjukkan bahwa semakin curam lereng, nilai FK semakin menurun, dengan FK pada 55° sebesar 1,056. Kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa lereng pada unit 35 blok Aura Kasih dapat dikatakan aman dan hasil nilai FK yaitu 1.629 pada kondisi basah, 1.627 pada kondisi kering. Kestabilan lereng dipengaruhi oleh sudut kemiringan, dengan nilai FK yang menurun seiring peningkatan kemiringan lereng. Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam perencanaan dan pengelolaan tambang untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan operasional.
Keyword : kestabilan lereng, faktor keamanan, metode Bishop, parameter mekanik tanah, tambang tanah liat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Slope stability, factor of safety, Bishop's method, soil mechanical parameters, clay mine. |
| Subjects: | Q Science > QB Astronomy |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 05 Nov 2025 05:03 |
| Last Modified: | 05 Nov 2025 05:03 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50496 |
