Gambaran Gangguan Muskuloskeletal dan Fungsi Gerak Anggota Beladiri Universitas Hasanuddin = Description of Musculoskeletal Disorders and Movement Function of Martial Arts Members of Hasanuddin University


TAUFIK, DIAN (2025) Gambaran Gangguan Muskuloskeletal dan Fungsi Gerak Anggota Beladiri Universitas Hasanuddin = Description of Musculoskeletal Disorders and Movement Function of Martial Arts Members of Hasanuddin University. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
R021211011-bko6Ig1u0HDGdiwQ-20250624162115.jpeg

Download (107kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
R021211011-1-2.pdf

Download (564kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R021211011-dp.pdf

Download (192kB)
[thumbnail of Fultext] Text (Fultext)
R021211011-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 June 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Gangguan muskuloskeletal merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada atlet bela diri akibat aktivitas fisik yang intens, gerakan repetitif, dan kontak fisik. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran gangguan muskuloskeletal dan fungsi gerak pada anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) beladiri di Universitas Hasanuddin. Metode. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode total sampling terhadap 100 responden dari empat UKM beladiri: Karate, Taekwondo, Silat, dan Kempo. Instrumen yang digunakan yaitu Nordic Body Map (NBM) untuk mengidentifikasi keluhan muskuloskeletal dan Movement Competency Screening (MCS) untuk menilai fungsi gerak. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami keluhan “agak sakit” berdasarkan NBM (94%) dan memiliki skor fungsi gerak kategori “sedang” (53%) berdasarkan MCS. Karakteristik responden didominasi oleh usia dewasa (56%), jenis kelamin laki-laki (69%), dan indeks massa tubuh (IMT) normal (66%). Sebagian besar responden memiliki frekuensi latihan sedang (47%) dan masa latihan menengah (1–5 tahun, 47%). Riwayat cedera terbanyak adalah cedera ringan (77%). Hasil ini menunjukkan bahwa walaupun keluhan ringan cukup tinggi, fungsi gerak masih tergolong cukup baik. Kesimpulan. Mayoritas dari anggota UKM beladiri di Unhas mengalami keluhan muskuloskeletal ringan dan masih memiliki fungsi gerak yang tergolong sedang. Faktor usia, jenis kelamin, IMT, intensitas latihan, masa berlatih maupun Riwayat cedera berpengaruh terhadap variasi dari keluhan dan kemampuan fungsi gerak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Gangguan muskuloskeletal, Fungsi gerak, Nordic Body Map, Movement Competency Screening, beladiri, Universitas Hasanuddin.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Fisioterapi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 05 Nov 2025 05:07
Last Modified: 05 Nov 2025 05:07
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50484

Actions (login required)

View Item
View Item