Analisis Korelasi Kadar Silika (SiO₂) dan Magnesium Oksida (MgO) terhadap Nikel Laterit (Ni) di Kabupaten Kolaka Utara dan Konawe, Sulawesi Tenggara = Correlation Analysis of Silica (SiO₂) and Magnesium Oxide (MgO) Contents on Laterite Nickel (Ni) in Kolaka Utara and Konawe Regencies, Southeast Sulawesi.


APRIYANI, DIAH (2025) Analisis Korelasi Kadar Silika (SiO₂) dan Magnesium Oksida (MgO) terhadap Nikel Laterit (Ni) di Kabupaten Kolaka Utara dan Konawe, Sulawesi Tenggara = Correlation Analysis of Silica (SiO₂) and Magnesium Oxide (MgO) Contents on Laterite Nickel (Ni) in Kolaka Utara and Konawe Regencies, Southeast Sulawesi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
H061211004-Cover.jpg

Download (828kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
H061211004-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (484kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
H061211004-dp(FILEminimizer).pdf

Download (137kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
H061211004-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 18 June 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Nikel laterit adalah endapan bijih nikel yang berasal dari hasil proses pelapukan batuan ultrabasa. Kandungan unsur dalam endapan nikel laterit, terutama silika (SiO₂) dan magnesium oksida (MgO), berperan penting dalam menentukan kualitas bijih dan efektivitas proses pengolahannya. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara kadar Silika (SiO₂) dan Magnesium Oksida (MgO) dengan kadar nikel (Ni) di wilayah Kabupaten Kolaka Utara, Konawe Selatan, dan Konawe Utara, Sulawesi Tenggara menggunakan metode statistik, serta implikasi rasio SiO₂/MgO (S/M) terhadap pengolahan bijih nikel laterit. Metode. Metode yang digunakan mencakup analisis geokimia menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF) serta analisis statistik korelasi Spearman untuk menentukan korelasi antar unsur. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan korelasi antara Ni dan SiO₂ menunjukkan korelasi positif dengan tingkat korelasi sedang di ketiga kabupaten dengan nilai koefisien korelasi spearman (rs) berkisar 0.455 pada kabupaten Kolaka Utara, 0.565 pada kabupaten Konawe Selatan, 0.552 pada kabupaten Konawe Utara. Sementara itu, korelasi antara Ni dan MgO juga menunjukkan korelasi positif dengan tingkat korelasi sedang, dengan nilai koefisien korelasi spearman (rs) berkisar 0.539 pada kabupaten Kolaka Utara, 0.602 pada kabupaten Konawe Selatan, 0.576 pada kabupaten Konawe Utara. Rasio SiO₂/MgO (S/M) memiliki pengaruh signifikan terhadap pengolahan bijih nikel laterit, terutama dalam mengontrol titik leleh dan viskositas slag pada proses peleburan, yang dapat mempengaruhi efisiensi energi serta kualitas produk akhir yang dihasilkan.

Keyword : Nikel; XRF; Korelasi Unsur; Pirometalurgi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Nickel; XRF; Elemental Correlation; Pyrometallurgy.
Subjects: Q Science > QB Astronomy
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 05 Nov 2025 04:20
Last Modified: 05 Nov 2025 04:20
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50481

Actions (login required)

View Item
View Item