MADJID, PUTERI ZULISTIANI NUR MARWAH (2025) Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Mengedarkan Obat Keras Triheksifenidil HCl yang Tidak Memenuhi Standar Mutu Kemanfaatan (Studi Putusan Nomor 498/ Pid.Sus/2023/ PN. MJK) = Legal Review of the Criminal Act of Distributing the Hard Drug Trihexyphenidyl HCl that Does Not Comply With The Quality Standards of Benefit (Study of Decision Number 498/ Pid.Sus/2023/ PN. MJK). Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
B011181353-pUr2jYoEciVgyKAk-20250729214349.jpg
Download (341kB) | Preview
B011181353-1-2.pdf
Download (1MB)
B011181353-dp.pdf
Download (85kB)
B011181353-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 April 2027.
Download (8MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang : Implementasi UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan terkait dengan tindak pidana pengedaran obat yang dilakukan secara ilegal tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan seperti yang terjadi dalam Putusan Nomor 498/Pid.Sus/2023/PN.MJK yang menyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan perbuatan memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/ atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat/kemanfaatan dan mutu. Tujuan : Menganalisis kualifikasi tindak pidana mengedarkan obat keras triheksifenidil HCl yang tidak memenuhi standar mutu kemanfaatan dalam perspektif hukum pidana dan implementasi dari penerapan hukum pidana terhadap tindak pidana mengedarkan obat keras triheksifenidil HCl yang tidak memenuhi standar mutu kemanfaatan dalam perkara pidana pada Putusan Nomor 498/Pid.Sus/2023/PN.MJK. Metode : Menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder dan tersier yang selanjutnya diolah menggunakan teknik analisis kualitatif dan disajikan secara preskriptif. Hasil : (1) kualifikasi tindak pidana mengedarkan obat keras triheksifenidil HCl yang tidak memenuhi standar mutu dalam perspektif hukum pidana diatur dalam Pasal 435 Jo Pasal 138 ayat (2) dan (3) UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan termasuk sebagai pasal berkualifikasi kejahatan, kesengajaan, commmissie, formil, tidak termasuk berkualifikasi aduan dan tindak pidana yang diatur secara khusus dalam undang-undang. (2) Penerapan hukum yang dilakukan Majelis Hakim pada Putusan Nomor 498/Pid.Sus/ 2023/PN.MJK terdakwa telah tepat. Namun, dalam pertimbangannya Majelis Hakim masih luput memberikan pertimbangan penting yang dinyatakan secara langsung oleh UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yakni Farmakope VI 2020 dan aturan lainnya. Kesimpulan : Kualifikasi tindak pidana mengedarkan obat keras triheksifenidil HCl yang tidak memenuhi standar mutu dalam perspektif hukum pidana yang diatur dalam Pasal 435 Jo Pasal 138 ayat (2) dan (3) UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan masuk dalam enam kualifikasi hukum pidana dan majelis hakim memerlukan kehati-hatian dalam memberikan pertimbangan hukumnya meskipun telah menerapkan aturan yang sudah tepat.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sediaan Farmasi, Tindak Pidana, Triheksifenidil HCl |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | - Nurhasnah |
| Date Deposited: | 04 Nov 2025 07:03 |
| Last Modified: | 04 Nov 2025 07:03 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50471 |
