Perbandingan Hasil Inversi dari Res2Dinv dan Pygimli (Open-Source Software Inversion) Dalam Pengolahan Data Sintetik dan Data Lapangan pada Metode Electrical Resistivity Tomography (ERT) = Comparison of Inversion Results from Res2Dinv and Pygimli (Open-Source Software Inversion) in Processing Synthetic Data and Field Data on Electrical Resistivity Tomography (ERT) Method


Tonapa, William Desmond (2025) Perbandingan Hasil Inversi dari Res2Dinv dan Pygimli (Open-Source Software Inversion) Dalam Pengolahan Data Sintetik dan Data Lapangan pada Metode Electrical Resistivity Tomography (ERT) = Comparison of Inversion Results from Res2Dinv and Pygimli (Open-Source Software Inversion) in Processing Synthetic Data and Field Data on Electrical Resistivity Tomography (ERT) Method. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
H061191066-Cover.jpg

Download (418kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
H061191066-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (603kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
H061191066-dp(FILEminimizer).pdf

Download (65kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
H061191066-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 9 May 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Metode Electrical Resistivity Tomography (ERT) merupakan salah satu teknik geofisika yang digunakan untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan berdasarkan variasi resistivitas listrik. Penelitian ini membandingkan hasil inversi dari dua perangkat lunak, PyGimli dan Res2DInv, dalam pengolahan data sintetik dan data lapangan, khususnya untuk eksplorasi nikel laterit. Evaluasi dilakukan berdasarkan kenampakan penampang, nilai RMSE, koefisien korelasi, serta keterhubungan hasil inversi dengan data bor, termasuk keberadaan boulder dan penarikan batas limonit bottom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PyGimli lebih unggul dalam menangkap struktur geologi kompleks, dengan nilai RMSE yang lebih stabil pada model berstruktur dan konfigurasi kompleks. Selain itu, hasil inversi PyGimli memiliki korelasi yang lebih tinggi dalam model dengan variasi resistivitas kecil serta hubungan yang lebih baik antara drillhole dalam menentukan batas limonit. Sebaliknya, Res2DInv lebih unggul dalam model homogen dan anomali dengan variasi resistivitas besar, menghasilkan penampang yang lebih smooth dan stabil meskipun mengalami peningkatan RMSE pada konfigurasi kompleks. Res2DInv juga lebih akurat dalam menampilkan boulder, dengan hasil yang lebih sesuai dengan data bor. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa PyGimli dapat menjadi alternatif yang layak digunakan dalam eksplorasi nikel laterit, terutama dalam konfigurasi yang lebih kompleks dan berstruktur. Namun, dalam kondisi yang lebih homogen, Res2DInv tetap menjadi pilihan yang baik karena kestabilan hasilnya.

Keyword : Geofisika, resistitvitas, sintetik, gradient, ERT, PyGimli, Res2Dinv.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Geophysics, resistivity, syntetic, gradient, ERT, PyGimli, Res2Dinv.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 04 Nov 2025 06:59
Last Modified: 04 Nov 2025 06:59
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50470

Actions (login required)

View Item
View Item