HUBUNGAN MUTASI KIRSTEN RAT SARCOMA DENGAN STATUS MISMATCH REPAIR PADA PENDERITA KANKER KOLOREKTAL = THE RELATIONSHIP BETWEEN KIRSTEN RAT SARCOMA MUTATIONS AND MISMATCH REPAIR STATUS IN COLORECTAL CANCER PATIENTS


SULFIKAR, SULFIKAR (2025) HUBUNGAN MUTASI KIRSTEN RAT SARCOMA DENGAN STATUS MISMATCH REPAIR PADA PENDERITA KANKER KOLOREKTAL = THE RELATIONSHIP BETWEEN KIRSTEN RAT SARCOMA MUTATIONS AND MISMATCH REPAIR STATUS IN COLORECTAL CANCER PATIENTS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C028231001-8qvNnG6PZKkwymEh-20250721100546.jpg

Download (349kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C028231001-1-2.pdf

Download (444kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C028231001-dp.pdf

Download (115kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
C028231001-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 January 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara mutasi gen KRAS dan status mismatch repair (MMR) pada pasien dengan kanker kolorektal. Tujuan spesifiknya adalah mengidentifikasi frekuensi dan jenis mutasi KRAS pada populasi pasien, menentukan status MMR melalui analisis imunohistokimia dan tes mikrosatelit, serta menganalisis hubungan antara mutasi KRAS dengan status MMR dalam konteks hasil klinis dan respons terhadap terapi. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan dari pasien yang didiagnosis dengan kanker kolorektal. Mutasi KRAS dianalisis menggunakan PCR, sementara status MMR ditentukan melalui imunohistokimia dan tes mikrosatelit. Distribusi pasien berdasarkan variabel klinis seperti stadium kanker, kategori tumor, dan lokasi tumor juga dianalisis untuk melihat pola hubungan antara mutasi KRAS dan status MMR. Dari 55 pasien yang diteliti, mayoritas (91,3%) memiliki status proficient MMR (pMMR), sementara 8,7% lainnya memiliki status deficient MMR (dMMR). Mutasi KRAS ditemukan lebih sering pada pasien dengan pMMR, yaitu sebesar 80% dari kasus dengan mutasi KRAS. Pasien dengan pMMR dan mutasi KRAS menunjukkan kecenderungan untuk memiliki karakteristik tumor yang lebih agresif tetapi tetap responsif terhadap terapi konvensional. Sebaliknya, pasien dengan dMMR dan mutasi KRAS cenderung menunjukkan profil molekuler yang lebih kompleks, dengan kemungkinan respons yang lebih baik terhadap terapi imun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mutasi KRAS lebih sering terkait dengan status pMMR pada pasien kanker kolorektal, menunjukkan bahwa mutasi ini mungkin berperan dalam jalur molekuler yang berbeda dari pasien dengan dMMR. Diperlukan pendekatan terapi yang lebih disesuaikan untuk masing-masing kelompok pasien, mengingat perbedaan mekanisme patogenetik dan respons terhadap terapi. Disarankan agar penelitian lanjutan dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut implikasi klinis dari hubungan ini, serta untuk mengembangkan strategi pengobatan yang lebih personalisasi berdasarkan status MMR dan keberadaan mutasi KRAS.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: mutasi KRAS
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Bedah
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 04 Nov 2025 03:37
Last Modified: 04 Nov 2025 03:37
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50458

Actions (login required)

View Item
View Item