Pengaruh Gel Madu Topikal Terhadap Eritrogram Tikus Wistar (Rattus norvegicus) dengan Luka Eksisi yang Diinduksi Deksametason = Effect of Topical Honey Gel on Erythrogram of Wistar Rats (Rattus norvegicus) with Dexamethasone-Induced Excision Wounds


ZILIWU, RACHEL ANGELICA (2025) Pengaruh Gel Madu Topikal Terhadap Eritrogram Tikus Wistar (Rattus norvegicus) dengan Luka Eksisi yang Diinduksi Deksametason = Effect of Topical Honey Gel on Erythrogram of Wistar Rats (Rattus norvegicus) with Dexamethasone-Induced Excision Wounds. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C031211069-xsGkiHNphKw2ItLP-20250516222255.jpg

Download (393kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C031211069-1-2.pdf

Download (621kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C031211069-dp.pdf

Download (73kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
C031211069-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 March 2027.

Download (7MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Dalam proses penyembuhan luka, eritrosit berperan untuk membawa oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan. Proses penyembuhan luka dapat terhambat jika suplai oksigen tidak optimal dan kondisi kesehatan hewan buruk. Pada kondisi terganggunya kesehatan hewan, upaya yang dapat dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan luka, yaitu pengobatan secara topikal menggunakan madu. Penelitian dilakukan untuk memahami bagaimana gel madu dapat mendukung proses penyembuhan luka secara keseluruhan dengan mengamati eritrogram. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gel madu topikal terhadap eritrogram tikus wistar (rattus norvegicus) dengan luka eksisi yang diinduksi deksametason. Metode. Jumlah tikus yang dijadikan sebagai sampel sebanyak 12 ekor yang terdiri dari K- berupa kelompok kontrol negatif luka tanpa perlakuan, K+ berupa kelompok kontrol positif luka dengan induksi deksametason, KP1 dan KP2 merupakan kelompok perlakuan luka dengan induksi deksametason lalu itu diberikan gel madu topikal (P1 konsentrasi 10%, P2 konsentrasi 20%). Hasil. Hasil dari penelitian ini adalah pemberian gel madu topikal konsetrasi 10% dan 20% tidak berpengaruh terhadap eritrogram tikus luka eksisi yang diinduksi deksametason. Kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian gel madu topikal konsentrasi 10% dan 20% kurang efektif dalam meningkatkan eritrogram hewan yang proses penyembuhan lukanya terhambat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Deksametason, Eritrogram, Madu, Tikus
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 04 Nov 2025 00:50
Last Modified: 04 Nov 2025 00:50
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50443

Actions (login required)

View Item
View Item